Musim Rilis Kinerja Emiten Q4 2023, Saham Apa Saja yang Menarik?

Abdul Malik • 12 Mar 2024

an image
Ilustrasi kinerja pasar saham atau IHSG yang sumringah, serta saham-saham pilihan atau unggulan yang bisa dipertimbangkan investor. (Shutterstock)

Kinerja IHSG di bulan Maret 2024 diprediksi di rentang terbatas di level relatif tinggi, seiring minimnya katalis yang bisa mendorong reli berkelanjutan

Bareksa.com -  Musim rilis kinerja keungan emiten kurtal IV 2023 sedang semarak. Tercatat dalam daftar saham yang dipantau (universe) oleh Ciptadana Sekuritas Asia, sudah ada 31% saham (56% dari kapitalisasi pasar) sudah melaporkan kinerja keuangannya di triwulan 4 dan sepanjang 2023. Hasilnya total pendapatan emiten-emiten tersebut naik 6,6%. 

Ciptadana Sekuritas dalam risetnya berjudul “Equity Research : Strategy Range-Bound Mood” yang dipublikasi Kamis (7/3) mengungkapkan kenaikan pendapatan emiten ditopang oleh kenaikan margin bunga bersih dan pencadangan provisi emiten perbankan, kenaikan rata-rata harga jual (ASP) dan volume penjualan di emiten batu bara, serta kenaikan margin laba di emiten konsumer. Berdasarkan sektornya, Ciptadana Sekuritas mencatat bahwa emiten sektor konsumer, peternakan dan ritel, mencatat penurunan pendapatan terdalam. Meski begitu, secara kumulatif, pendapatan emiten-emiten itu naik 8,5% di 2023. 

Persentase emiten dalam universe Ciptadana Sekuritas yang mencatatkan kinerja di bawah ekspektasi mencapai 27% di kuartal IV 2023. Sementara jumlah emiten yang kinerjanya melesat melampaui ekspektasi mencapai 55%, dan yang sesuai ekspektasi 18%. Secara total, Ciptadana Sekuritas telah melakukan 14 revisi estimasi atas pendapatan emiten-emiten tersebut, dengan 8 revisi naik dan 6 revisi turun. Sementara rilis keuangan emiten 2023 terus berlanjut dengan kinerja memuaskan, Ciptadana Sekuritas sudah merevisi naik target pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari 8,7% jadi 9,6% di 2024, utamanya akibat revisi naik proyeksi pendapatan BMRI, BBNI, ADMR dan LSIP. Rilis kinerja keuangan kuartal IV 2023 dari emiten-emiten ternama akan terus berlanjut, sejak akhir Januari hingga awal April 2024. 

Investasi Saham di Sini

Prediksi Kinerja IHSG

Ciptadana Sekuritas memprediksi kinerja IHSG di bulan Maret 2024 di rentang terbatas di level relatif tinggi, seiring minimnya katalis yang kuat dan mendorong reli pasar bisa berkelanjutan. Lemahnya arus dana asing di pekan I Maret dengan mencatat jual bersih (net sell) US$88 juta, seiring investor menyesuaikan pandangan mereka atas jadwal pemangkasan suku bunga global menjadi lebih realistis. 

Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve akan mengadakan rapat pada 19-20 Maret untuk memberikan arah kebijakan moneter terbarunya, terkait kapan pemangkasan suku bunga acuan mulai dilakukan. Selain itu, proyeksi terbaru kinerja ekonomi Negara Paman Sam juga dibahas dalam rapat tersebut.  

Ciptadana Sekuritas menilai investor saat ini sedang mencermati pasar properti China, kemudian dampak positif negatifnya jika Donald Trump memenangkan pemilihan umum (Pemilu) presiden AS tahun ini. Sentimen internal, pelaku pasar saat ini mencermati risiko belanja APBN yang bakal membengkak akibat rencana kebijakan presiden baru yang ingin menyediakan sekolah gratis bagi 80 juta anak-anak Indonesia. Biayanya diestimasi mencapai US$29 miliar atau sekitar Rp450,1 triliun per tahun. 

Investor saat ini dalam mode wait and see sampai ada program fiskal yang lebih jelas, guna mengembalikan kebijakan disiplin fiskal. Kurs rupiah melemah ke level terendah lebih dari sebulan, dengan depresiasi 2,18% secara year to date (YTD). Sementara aksi jual investor asing di pasar obligasi RI naik jadi US$660 juta. Namun IHSG sudah diperdagangkan di valuasi 12,6x PER 2024, di bawah rata-rata PE 16,1x. Kondisi itu membuat peluang penurunan IHSG tampak terbatas. 

Beli Saham di Sini

Kinerja Saham Unggulan

Pada Februari 2024, IHSG naik 1,5% jadi 7.315 dipimpin oleh kenaikan beberapa saham yakni BBRI, BREN, BMRI, AMMN dan BBCA, yang juga diuntungkan oleh masuknya dana asing. Kinerja saham-saham universe Ciptadana naik 3,5% secara bulanan, melampaui IHSG yang naik 2%. Kinerja memuaskan dicatatkan saham JSMR yang melesat 8,5%, BBRI (7,5%), MEDC (7.3%), BMRI (5.3%), GGRM (3.2%), SILO (3.6%), EXCL (3.2%) dan TLKM (1%). 

Sejak awal 2024, model portofolio Ciptadana Sekuritas sudah mencatatkan kenaikan kumulatif 7%, yang juga melampaui kinerja seluruh pasar yang hanya naik 0,6%. Per Maret, Ciptadana Sekuritas menambahkan saham ADMR dan MYOR untuk menggantikan saham JSMR dan GGRM. Sementara saham-saham unggulan lainnya tetap BMRI, BBRI, TLKM, EXCL, SILO, MDKA dan MEDC. Saham MDKA dan MEDC dimasukkan seiring potensi kenaikan harga emas. 

Sumber : Ciptadana Sekuritas

Beli Saham di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

D​ISCLAIMER​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.