Harum Energy (HRUM) Akuisisi Smelter Nikel US$70,38 Juta

Abdul Malik • 27 Sep 2023

an image
Ilustrasi smelter logam nikel, besi dan bijih logam mentah. Pemerintah mendorong hilirisasi dengan investasi smelter dan melarang ekspor bijih logam. (Shutterstock)

Pembelian ini menjadikan HRUM melalui Tanito memiliki 99,99% saham Infei Metal Industry (IMI)

Bareksa.com - PT Harum Energy Tbk (HRUM) melalui anak usahanya PT Tanito Harum Nickel dan PT Harum Nickel Perkasa membeli saham perusahaan smelter nikel PT Infei Metal Industry (IMI ) dari Central Halmahera Holding Pte Ltd pada 26 September 2023.

Ray A. Gunara Direktur Utama HRUM dalam keterangan tertulisnya Selasa (26/9) menuturkan PT Tanito Harum Nickel dan dan PT Harum Nickel Perkasa membeli 51% saham PT Infei Metal Industry dari Central Halmahera Holding Pte Ltd senilai US$70,38 juta.

Ray memaparkan PT Tanito Harum Nickel membeli 799.999 lembar saham dan PT Harum Nickel Perkasa membeli 1 lembar saham yang mewakili kepemilikan 50,999 % dan 0,001% secara berturut-turut.

Beli Reksadana di Sini

"Pembelian ini menjadikan HRUM melalui Tanito memiliki 99,99% saham Infei Metal Industry (IMI), dari sebelumnya dari sebelumnya 49% saham, sedangkan Harum Nickel Perkasa tidak memiliki saham di perusahaan tersebut sebelumnya," kata Ray.

Sebagai informasi, IMI bergerak di bidang pengolahan dan pemurnian nikel. IMI memiliki dan mengoperasika smelter yang berlokasi di Indonesia Weda Bay Industrial Park, Maluku Utara, dengan kapasitas terpasang secara tahunan 28.000 ton nikel dan telah beroperasi komersial sejak bulan April 2022. Sepanjang tahun 2022, IMI membukukan pendapatan US$427.301.836 dan laba bersih US$59.024.441.

Ray menambahkan transaks ini merupakan bagian dari upaya perseroan untuk terus meningkatkan diversifikasi usaha melalui investasi di sektor nikeli dan tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan,atau kelangsungan usaha HRUM.

Beli Reksadana di Sini

(IQPlus/26943373/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.