Dua Produk Masuk Top Bareksa Barometer, Ada Reksadana yang Cetak Return 9,77% Setahun

Hanum Kusuma Dewi • 03 Apr 2024

an image
Ilustrasi kinerja reksadana pendapatan tetap terbaik yang digambarkan dengan bintang lima dan seorang investor memegang handphone. (Shutterstock)

Trimegah Dana Tetap Syariah dan Capital Money Market Fund mendapatkan skor 5 dari skala 5

Bareksa.com - Dua produk reksadana yang tersedia di super app Bareksa masuk dalam jajaran Top Bareksa Barometer, yang bisa membantu investor dalam berinvestasi. Untuk bulan ini, dua produk yang baru masuk dalam Top 5 Barometer adalah BNP Paribas Infrastruktur Plus dan Avrist Indeks LQ45

Masuk dalam jajaran reksadana saham dengan nilai tertinggi, BNP Paribas Infrastruktur Plus memiliki nilai 4 dari skala 5. Sementara itu, Avrist Indeks LQ45 dengan nilai 3 masuk ke jajaran top 5 reksadana indeks dengan Barometer tertinggi. 

Beli BNP Paribas Infrastruktur Plus

Beli Avrist Indeks LQ45

Berkaitan dengan nilai sempurna, pada bulan ini terdapat dua produk reksadana yang mendapatkan nilai Barometer poin 5. Kedua produk itu adalah Trimegah Dana Tetap Syariah dari jenis pendapatan tetap dan Capital Money Market Fund dari jenis pasar uang. 

Beli Trimegah Dana Tetap Syariah

Beli Capital Money Market Fund

Kemudian, dari sisi return tertinggi, produk yang mencatatkan kinerja terbaik dalam setahun terakhir adalah Trimegah FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index. Reksadana indeks dari Trimegah tersebut mencatatkan return 9,77% setahun terakhir (per 1 April 2024). 

Selengkapnya, daftar reksadana unggulan Bareksa Barometer di setiap jenis reksadana ialah sebagai berikut:

Top 5 Reksadana Saham Terbaik Bareksa Barometer

Reksadana Saham
Manajer Investasi
AUM (Rp Miliar)
Nilai Barometer
Return 1 Tahun

BNP Paribas Ekuitas

BNP Paribas AM

844,69

4,50

5,68%

Syailendra Equity Opportunity Fund Kelas A

Syailendra Capital

339,99

4,50

8,38%

Eastspring Investments Alpha Navigator Kelas A

Eastspring IM

299,88

4,00

7,36%

BNP Paribas Pesona

BNP Paribas AM

526,54

4,00

5,33%

BNP Paribas Infrastruktur Plus

BNP Paribas AM

656,37

4,00

6,01%

AUM per Februari 2024, return per 1 April 2024

Top 5 Reksadana Indeks Terbaik Bareksa Barometer

Reksadana Indeks
Manajer Investasi
AUM (Rp Miliar)
Nilai Barometer
Return 1 Tahun

BNP Paribas IDX Growth30

BNP Paribas AM

297,53

4,00

8,06%

Trimegah FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index

Trimegah AM

24,09

3,50

9,77%

BNP Paribas Sri Kehati

BNP Paribas AM

2440,43

3,50

7,66%

Allianz SRI KEHATI Index Fund

Allianz Global Investors AM

111,38

3,50

7,04%

Avrist Indeks LQ45

Avrist AM

531,17

3,00

6,51%

AUM per Februari 2024, return per 1 April 2024

Top 5 Reksadana Pendapatan Tetap Terbaik Bareksa Barometer

Reksadana Pendapatan Tetap
Manajer Investasi
AUM (Rp Miliar)
Nilai Barometer
Return 1 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

Trimegah AM

100,86

5,00

6,3%

Capital Fixed Income Fund

Capital AM

796,79

4,50

7,37%

Sucorinvest Sharia Sukuk Fund

Sucor AM

2664,70

4,00

4,55%

STAR Stable Income Fund

STAR AM

3486,18

4,00

6,28%

Mandiri Investa Dana Syariah

Mandiri MI

110,19

4,00

4,34%

AUM per Februari 2024, return per 1 April 2024

Top 5 Reksadana Pasar Uang Terbaik Bareksa Barometer

Reksadana Pasar Uang
Manajer Investasi
AUM (Rp Miliar)
Nilai Barometer
Return 1 Tahun

Capital Money Market Fund

Capital AM

711,03

5,00

5,66%

Mega Dana Kas

Mega AM

341,72

4,50

5,24%

Setiabudi Dana Pasar Uang

Setiabudi IM

781,12

4,50

5,05%

Shinhan Money Market Fund

Shinhan AM

450,02

4,50

5,22%

STAR Money Market Kelas Utama

STAR AM

78,22

4,00

4,87%

AUM per Februari 2024, return per 1 April 2024

Top 5 Reksadana Campuran Terbaik Bareksa Barometer

Reksadana Campuran
Manajer Investasi
AUM (Rp Miliar)
Nilari Barometer
Return 1 Tahun

TRAM Alpha

Trimegah AM

113,92

4,50

5,98%

Schroder Dynamic Balanced Fund

Schroder IM

141,86

4,00

5,46%

Setiabudi Dana Campuran

Setiabudi IM

60,20

4,00

9,3%

Schroder Dana Terpadu II

Schroder IM

800,21

4,00

4,47%

Manulife Dana Campuran II

Manulife AM

120,93

4,00

5,32%

AUM per Februari 2024, return per 1 April 2024

Penilaian Bareksa Barometer

Bareksa Barometer yang biasa dijadikan acuan oleh investor dalam berinvestasi reksadana jadi makin paten, seiring pembaruan metodologinya. Dengan inovasi ini, investor jadi punya panduan lebih mantap guna mencapai target investasinya dalam meraih cuan. Menurut Tim Analis Bareksa, inovasi terbaru Bareksa Barometer ialah dari sisi penilaian kinerja reksadana berdasarkan jangka waktunya.

Jika sebelumnya jangka waktu yang dinilai hanya 4 periode yakni 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 1 tahun dengan bobot masing-masing 25%, kini ditambah menjadi 5 periode yakni 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan dan 1 tahun dengan bobot penilaian masing-masing 20%. Metode baru ini semakin meningkatkan kualitas penilaian Bareksa Barometer. Karena itu penilaian atas kinerja suatu produk reksadana jadi semakin maksimal dan handal.

Bobot Periode Kinerja Reksadana oleh Bareksa Barometer

Periode

1 tahun

9 bulan

6 bulan

3 bulan

1 bulan

Bobot

20%

20%

20%

20%

20%

Sumber : Tim Analis Bareksa​

Beli Reksadana di Sini

Selain itu, dari sisi benchmark atau acuan atas kinerja produk reksadana, Bareksa Barometer kini hanya mengacu pada kinerja 8 Indeks Reksadana Bareksa. Sebelumnya, penilaian juga menyertakan indeks LQ45 untuk reksadana konvensional dan Jakarta Islamic Index (JII) untuk reksadana syariah.

Ini karena Bareksa Fund Index mengukur kinerja rata-rata seluruh produk reksadana yang ada di Indonesia dari per jenis reksadana, yakni reksadana saham, campuran, pendapatan tetap dan pasar uang.

Kini penilaian kinerja suatu produk reksadana saham konvensional akan mengacu pada Indeks Reksadana Saham Bareksa dan reksadana saham syariah akan dibandingkan dengan Indeks Reksadana Saham Syariah Bareksa.

Demikian juga penilaian kinerja produk reksadana pendapatan tetap konvensional akan mengacu pada Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Bareksa dan reksadana pendapatan tetap syariah mengacu pada Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah Bareksa.

Beli Reksadana di Sini

Sebelumnya, inovasi juga telah dilakukan Bareksa Barometer. Yakni Tim Analis Bareksa memaksimalkan penilaian Bareksa Barometer dari sisi momentum pergerakan pasar. Model ini dipilih karena Tim Analis Bareksa mempertimbangkan beberapa peristiwa penting yang sangat berdampak ke pasar modal.

Di antaranya beberapa kasus di industri pasar modal, pandemi Covid-19, hingga ancaman resesi global akibat kenaikan agresif suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS). Akibat beberapa peristiwa itu, pergerakan pasar saham dan obligasi menjadi sangat fluktuatif dan bergejolak, sehingga membuat investor ragu untuk berinvestasi ke aset yang lebih berisiko atau produk selain reksadana pasar uang.

Padahal, dengan strategi dan momentum yang tepat, dinamika pasar itu justru bisa dimanfaatkan untuk meraih cuan optimal. Karena itulah, Tim Analis Bareksa menyesuaikan model penilaian Bareksa Barometer guna menangkap peluang tersebut.

Meski begitu, penilaian dari sisi tata kelola yang baik (GCG) tidak mengalami perubahan dalam metode penilaian Bareksa Barometer.

Beli Reksadana di Sini

(Romainah/Sigma Kinasih/Christian Halim/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.