
Bareksa - Di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan, banyak investor memilih bersikap lebih hati-hati. Pergerakan pasar saham masih cenderung fluktuatif, suku bunga tetap berada di level yang relatif tinggi, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih menghadapi tekanan, sementara sentimen investor juga belum sepenuhnya pulih.
Dalam situasi seperti ini, mengejar potensi keuntungan setinggi mungkin bukan lagi menjadi satu-satunya pertimbangan. Yang tak kalah penting adalah bagaimana menjaga keseimbangan portofolio agar tetap sesuai dengan tujuan investasi dan toleransi risiko masing-masing.
Salah satu prinsip yang dapat diterapkan adalah diversifikasi, yaitu menyebarkan investasi ke berbagai kelas aset sehingga risiko tidak hanya bergantung pada satu instrumen saja. Reksa dana menjadi salah satu pilihan yang memudahkan investor menerapkan strategi ini karena tersedia dalam berbagai jenis sesuai karakteristik dan tujuan investasi.
Setiap kelas aset memiliki karakteristik yang berbeda dalam merespons kondisi ekonomi.
Ketika pasar saham mengalami tekanan, misalnya, instrumen lain seperti pasar uang atau obligasi dapat menunjukkan pergerakan yang relatif lebih stabil. Sebaliknya, ketika kondisi ekonomi mulai membaik, reksa dana saham berpotensi kembali memberikan pertumbuhan yang lebih tinggi dalam jangka panjang.
Perbandingan Kinerja IHSG vs Reksa Dana Pasar Uang Setahun
Sebagai contoh, seperti terlihat di dalam grafik, dalam setahun terakhir (per 9 Juli 2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 14,85%. Sementara itu dalam periode sama, reksa dana pasar uang, dalam hal ini Sucorinvest Money Market Fund, masih mencatat return sebesar 4,54%.
Karena itulah, diversifikasi bukan bertujuan mencari produk yang selalu memberikan hasil terbaik, melainkan membangun portofolio yang lebih seimbang agar investor dapat menghadapi berbagai siklus pasar dengan lebih tenang.
Sebelum memilih produk, pahami terlebih dahulu fungsi masing-masing jenis reksa dana dalam portofolio investasi.
Kelas Aset | Kondisi yang Cocok | Peran dalam Portofolio |
|---|---|---|
Reksa Dana Pasar Uang | Suku bunga masih tinggi dan pasar bergejolak | Menjaga likuiditas dan menjadi tempat parkir dana jangka pendek |
Reksa Dana Pendapatan Tetap | Yield obligasi masih menarik | Berpotensi memberikan pendapatan yang lebih stabil dibanding saham |
Reksa Dana Campuran | Ketidakpastian masih tinggi | Memberikan diversifikasi otomatis dalam satu produk |
Reksa Dana Saham | Investasi jangka panjang | Potensi pertumbuhan nilai investasi seiring pemulihan pasar |
Reksa Dana USD | Diversifikasi global | Menambah diversifikasi mata uang sesuai kebutuhan investor |
Dalam kondisi pasar saat ini, reksa dana pasar uang masih menjadi salah satu pilihan yang banyak dilirik investor karena didukung tingkat suku bunga yang relatif tinggi. Instrumen ini cocok bagi investor yang mengutamakan likuiditas atau ingin menempatkan dana sambil menunggu peluang investasi berikutnya.
Di sisi lain, reksa dana pendapatan tetap juga layak dipertimbangkan. Tingginya tingkat imbal hasil obligasi, termasuk obligasi korporasi dengan kupon yang kompetitif, membuat kelas aset ini berpotensi memberikan pendapatan yang lebih stabil. Selain itu, apabila suku bunga mulai turun di masa mendatang, obligasi juga berpotensi memperoleh kenaikan harga sehingga dapat memberikan tambahan potensi capital gain.
Sementara itu, investor yang memiliki horizon investasi lebih panjang tetap dapat mempertimbangkan reksa dana saham. Meski pasar masih berfluktuasi, koreksi harga juga dapat menjadi kesempatan melakukan akumulasi secara bertahap sesuai profil risiko masing-masing.
Bagi investor yang menginginkan solusi yang lebih praktis, reksa dana campuran dapat menjadi alternatif karena mengombinasikan beberapa kelas aset dalam satu portofolio.
Sebagai pelengkap diversifikasi, sebagian investor juga mempertimbangkan eksposur terhadap aset berbasis dolar AS. Di Bareksa tersedia satu produk reksa dana USD dari Sucor Asset Management yang dapat menjadi salah satu pilihan diversifikasi global sesuai kebutuhan dan tujuan investasi.
Investor tidak perlu membuka rekening di berbagai manajer investasi untuk membangun portofolio yang terdiversifikasi. Di Bareksa tersedia 17 produk reksa dana dari Sucor Asset Management yang mencakup berbagai kelas aset sehingga investor dapat memilih produk sesuai profil risiko, tujuan investasi, maupun jangka waktu investasi.
Kategori Reksa Dana | Produk Sucor Asset Management |
|---|---|
Pasar Uang | Sucorinvest Money Market Fund |
Pendapatan Tetap | Sucorinvest Bond Fund |
Campuran | Sucorinvest Anak Pintar |
Saham | Sucorinvest Equity Fund Kelas A, |
Indeks | Sucorinvest IDX30 |
USD | Sucorinvest Money Market USD |
Dengan pilihan produk yang beragam, investor juga lebih mudah melakukan diversifikasi tanpa harus berpindah-pindah platform investasi.
Tidak ada satu jenis reksa dana yang selalu menjadi pilihan terbaik dalam setiap kondisi pasar. Ketika pasar saham sedang lesu, pasar uang dan pendapatan tetap mungkin menjadi penopang portofolio. Sebaliknya, ketika ekonomi mulai pulih, reksa dana saham berpotensi kembali menjadi motor pertumbuhan investasi.
Karena itu, membangun portofolio yang terdiri dari beberapa kelas aset dapat menjadi strategi yang lebih bijak dibanding hanya mengandalkan satu jenis investasi. Komposisi portofolio pun dapat disesuaikan secara berkala mengikuti perubahan tujuan keuangan, profil risiko, maupun kondisi pasar.
Bagi investor yang ingin menerapkan strategi diversifikasi tersebut, Bareksa menyediakan berbagai pilihan reksa dana Sucor Asset Management yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan investasi masing-masing.
Buat investor Bareksa yang membeli reksa dana Sucor AM berkesempatan meraih hadiah voucher senilai hingga Rp1 juta. Berikut rincian hadiahnya:
1 voucher reksa dana @ Rp1 juta
2 voucher reksa dana @ Rp500.000
4 voucher reksa dana @ Rp250.000
20 voucher reksa dana @ Rp100.000
Untuk kesempatan mendapatkan hadiah, lakukan transaksi pembelian reksa dana Sucor selain pasar uang senilai minimal Rp2,5 juta. Gunakan kode SUCORJUL26 ketika melakukan transaksi.
Syarat dan Ketentuan Promo Sucor AM Juli 2026
1. Periode promo tanggal 13 Juli 2026 pukul 09.00 WIB - 31 Juli 2026 pukul 23.59 WIB
2. Promo berlaku KHUSUS untuk pembelian produk reksa dana dari SUCOR ASSET MANAGEMENT dengan memilih kode promo: SUCORJUL26
3. Promo berlaku untuk pembelian produk SUCOR AM Non Money Market - Minimum Investasi Baru (fresh fund) adalah Rp 2.500.000 (Kecuali untuk produk Sucorinvest Monthly Income Fund Kelas A dan produk Sucorinvest Premium Fund Kelas A min. Rp 10 juta) / transaksi dan berlaku 1x per nasabah
4. Bonus Investasi yang didapatkan dengan total nilai hingga Rp 5.000.000 (lima juta rupiah). Cashback maksimal sebesar Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) diberikan kepada nasabah dengan nilai pembelian TERBESAR
5. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa
6. Reksa Dana yang telah dibeli menggunakan kode promo tidak akan dihitung dalam penilaian program promosi apabila dijual sebelum tanggal 31 Oktober 2026
7. Bareksa akan mengumumkan pemenang pada tanggal 12 November 2026 melalui artikel atau email Bareksa.
8. Kuota total hadiah terbatas, tidak dapat diuangkan dan dipindah tangankan
9. Keputusan Bareksa menentukan pemenang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
10. Pajak hadiah ditanggung oleh Bareksa dan bersifat tidak final.
11. Bareksa dapat membatalkan pemenang jika nasabah terbukti melakukan kecurangan, atau tidak dapat dihubungi
12. Disclaimer: Kinerja masa lalu tidak menjamin/ mencerminkan indikasi kinerja di masa yang akan datang. Investasi Reksa Dana mengandung risiko. Calon investor/investor wajib membaca dan memahami prospektus dan informasi ringkas Produk Investasi (Fund Fact Sheet) sebelum berinvestasi Reksa Dana. Dalam melakukan transaksi jual dan beli Reksa Dana, calon investor/investor diharapkan memperhatikan profil risiko, kondisi keuangan serta tujuan investasi dari masing-masing calon investor/investor.
Lihat Lebih Lengkap Reksa Dana Sucor AM
(ADV)
***
DISCLAIMER
Konten bersponsor. Kinerja masa lalu tidak menjamin/ mencerminkan indikasi kinerja di masa yang akan datang. Investasi Reksa Dana mengandung risiko. Calon investor/investor wajib membaca dan memahami prospektus dan informasi ringkas Produk Investasi (Fund Fact Sheet) sebelum berinvestasi Reksa Dana. Dalam melakukan transaksi jual dan beli Reksa Dana, calon investor/investor diharapkan memperhatikan profil risiko, kondisi keuangan serta tujuan investasi dari masing-masing calon investor/investor.
Diversifikasi membantu mengurangi risiko investasi dengan menyebarkan dana ke berbagai kelas aset, seperti reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham. Setiap kelas aset memiliki karakteristik yang berbeda sehingga pergerakannya tidak selalu searah. Dengan portofolio yang lebih beragam, investor berpeluang menghadapi gejolak pasar dengan lebih tenang tanpa bergantung pada satu jenis investasi saja.
Pemilihan reksa dana sebaiknya disesuaikan dengan tujuan investasi, jangka waktu, dan profil risiko. Reksa dana pasar uang umumnya cocok untuk kebutuhan jangka pendek, sementara reksa dana pendapatan tetap dapat menjadi pilihan bagi investor yang menginginkan potensi pendapatan lebih stabil. Bagi investasi jangka panjang, reksa dana saham dapat dipertimbangkan, sedangkan reksa dana campuran menawarkan diversifikasi dalam satu produk.
Tidak selalu. Banyak investor membangun portofolio menggunakan beberapa jenis reksa dana agar investasi lebih terdiversifikasi. Misalnya, sebagian dana ditempatkan pada reksa dana pasar uang untuk menjaga likuiditas, sebagian pada reksa dana pendapatan tetap untuk potensi pendapatan yang lebih stabil, dan sebagian lagi pada reksa dana saham untuk mengejar pertumbuhan jangka panjang. Komposisi portofolio sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan toleransi risiko masing-masing.