
Bareksa – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Program Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana (PINTAR Reksa Dana) pada 27 April 2026. Langkah ini penting bagi pasar karena ditujukan memperluas basis investor domestik dan mendorong pendalaman pasar modal.
Program ini berfokus pada akses investasi rutin melalui instrumen reksa dana. Peluncuran dilakukan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Bursa Efek Indonesia. OJK menilai pasar modal perlu ditopang investor ritel yang lebih luas agar pembiayaan jangka panjang semakin kuat.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi menyebut program ini menjadi momentum strategis untuk mempercepat inklusi investasi, khususnya generasi muda. Program PINTAR Reksa Dana juga dikolaborasikan dengan Program SIMUDA untuk menjangkau investor pemula.
Menurut OJK, sebanyak 30 manajer investasi dan 26 Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) telah berkomitmen bergabung. Dukungan pelaku industri dinilai penting karena distribusi produk dan edukasi investor banyak bergantung pada jaringan penjualan.
Peluncuran ini berbarengan dengan Pekan Reksa Dana 2026 yang berlangsung 25 April hingga 1 Mei 2026. Agenda tersebut disiapkan sebagai kampanye nasional untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap investasi reksa dana.
APRDI menyampaikan industri reksa dana masih membutuhkan inovasi produk agar sesuai kebutuhan masyarakat. Bersama OJK dan SRO, asosiasi juga telah menggelar edukasi di enam kota dan menjangkau 250 jurnalis serta 2.500 mahasiswa.
Ringkasan Utama
Indikator | Data |
|---|---|
Program Baru | PINTAR Reksa Dana |
Tanggal Peluncuran | 27 April 2026 |
Manajer Investasi Bergabung | 30 |
APERD Bergabung | 26 |
Pekan Reksa Dana | 25 April–1 Mei 2026 |
Kota Edukasi | 6 kota |
Peserta Mahasiswa | 2.500 |
Peserta Jurnalis | 250 |
Sumber: OJK
Mempermudah kebiasaan investasi rutin dan terencana.
Menambah literasi pasar modal bagi investor pemula.
Berpotensi memperbesar dana kelolaan industri reksa dana.
Mendukung pendalaman pasar melalui investor domestik.
Peluncuran PINTAR Reksa Dana menunjukkan fokus regulator memperluas partisipasi investor domestik melalui jalur reksa dana. Strategi ini dapat memperkuat struktur pasar modal jika diikuti edukasi dan distribusi produk yang efektif. Bagi investor ritel, program ini menjadi sinyal bahwa akses investasi semakin mudah dan inklusif. Industri reksa dana juga berpotensi mendapat dorongan pertumbuhan investor baru.
1. Apa itu PINTAR Reksa Dana?
Program investasi terencana dan berkala reksa dana yang diluncurkan OJK.
2. Kapan program ini diluncurkan?
27 April 2026.
3. Siapa yang ikut dalam program ini?
Sebanyak 30 manajer investasi dan 26 APERD.
4. Mengapa penting bagi investor?
Karena mendorong investasi rutin, edukasi, dan akses lebih mudah ke reksa dana.
5. Apa dampaknya ke pasar modal?
Berpotensi memperluas investor domestik dan memperdalam pasar modal Indonesia.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.