
Bareksa - Dua reksadana indeks di Super App Investasi Bareksa mampu mencetak imbal hasil 2,71% dan 2,54% sehari pada Kamis (05/03/2026). Reksadana itu ialah STAR Infobank 15 Kelas Utama dan Maybank Financial Infobank15 Index Fund Kelas N. Hal ini seiring dengan pergerakan harga saham yang ada dalam portofolio reksadana.
STAR Infobank 15 Kelas Utama yang dikelola oleh PT Surya Timur Alam Raya Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 2,71% dalam sehari pada (05/03/2026). Menurut fund fact sheet periode Januari 2026, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Cimb Niaga Tbk (BNGA), PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk (BANK), PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).
Maybank Financial Infobank15 Index Fund Kelas N yang dikelola oleh PT Maybank Asset Management, mencetak imbal hasil 2,54% dalam sehari (05/03/2026). Menurut fund fact sheet periode Januari 2026, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP), PT Bank Cimb Niaga Tbk (BNGA), dan PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK).
Sejumlah saham bank dalam portofolio reksadana yang menguat pada perdagangan kemarin termasuk BBCA (+3,27%), ARTO (+4,04%), BRIS (+5,16%) dan BBTN (+4,78%). Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (05/03/2026) naik 1,76% ke level 7.710,537. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat turun ke level 6,588% pada Kamis (05/03/2026) pukul 17.09 WIB.
Berikut kinerja reksadana yang tersedia di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 05 Maret 2026) :
IHSG : -4,85%
Indeks Reksadana Saham : -1,29%
Sucorinvest Maxi Fund : -2,21%
Indeks Reksadana Saham Syariah : 0,01%
TRIM Syariah Saham : 5,27%
Indeks Reksadana Campuran : -0,2%
Reksa Dana Syailendra Balanced Opportunity Fund Kelas A : 0,54%
Indeks Reksadana Campuran Syariah : 0,31%
TRIM Syariah Berimbang : 7,61%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : -0,35%
Trimegah Dana Obligasi Nusantara : 0,15%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,16%
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A : 0,53%
Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan
Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,26%
Setiabudi Dana Pasar Uang : 0,4%
Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,25%
Reksa Dana Syariah Capital Sharia Money Market : 0,35%
BNP Paribas IDX Growth30 : -0,47%
BRI Indeks Syariah : -5,55%
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
(Reynaldi Gumay/hm)
***
DISCLAIMER
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.