
Bareksa - Dua reksadana pendapatan tetap di Super App Investasi Bareksa berhasil mencetak imbal hasil 26,56% dan 25,5% dalam tiga tahun terakhir (per 4/3/2026). Dua reksadana itu ialah Capital Fixed Income Fund dan I-Hajj Syariah Fund.
Capital Fixed Income Fund yang dikelola oleh PT Capital Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 26,56% dalam tiga tahun. Menurut fund fact sheet periode Januari 2026, portofolio investasi reksadana ini adalah Sukuk Wakalah I Metro Health Care Indonesia Thn 2025 seri A, Obligasi Bkljt III Jaya Ancol Thp I Thn 2024 seri A, Deposito Bank Capital Tbk, Surat Berharga Perpetual Bkljt I Bank BJB Thp I Thn 2024, Obligasi Bkljt IV Summarecon Agung Thp III Thn 2024 seri B, Obligasi Bkljt V Medco Energi International Thp II Thn 2024 seri C, Obligasi Bkljt I OKI Pulp & Paper Mills Tahap IV Thn 2024 seri B, Obligasi Bkljt IV Merdeka Copper Gold Tahap VI Thn 2024 seri B, Obligasi Berwawasan Lingkungan Bkljt I OKI Pulp & Paper Mills Thp V Thn 2024 seri B, dan Obligasi Bkljt II Provident Investasi Bersama Thp IV Thn 2025 seri B.
Sedangkan I-Hajj Syariah Fund yang juga dikelola oleh PT Insight Investments Management, mencetak imbal hasil (return) 25,5% dalam tiga tahun. Menurut fund fact sheet periode Januari 2026, portofolio investasi reksadana ini adalah deposito BANK SYARIAH NASIONAL, obligasi BUKIT MAKMUR MANDIRI UTAMA, PT (SIBOLD01C), INTEGRASI JARINGAN EKOSISTEM, PT (SIIJEE01B), LONTAR PAPYRUS PULP & PAPER INDUSTRY, PT (SMLPPI01CN1), MEDCO POWER INDONESIA, PT (SWMEDP01ACN3), MEDCO POWER INDONESIA, PT (SWMEDP01BCN3), OKI PULP & PAPER MILLS, PT (SMOPPM01ACN1), PINDO DELI PULP AND PAPER MILLS, PT (SMPIDL01CCN1), PT DIAN SWASTATIKA SENTOSA Tbk. (SMDSSA01CCN3), dan PT INDAH KIAT PULP & PAPER Tbk (SMINKP03ACN1).
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (04/03/2026) turun 4,57% ke level 7.577,064. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat naik ke level 6,636% pada Rabu (04/03/2026) pukul 17.01 WIB.
Berikut kinerja reksadana yang tersedia di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 04 Maret 2026) :
IHSG : -6,99%
Indeks Reksadana Saham : -3,15%
Sucorinvest Maxi Fund : -4,12%
Indeks Reksadana Saham Syariah : -1,7%
TRIM Syariah Saham : 1,95%
Indeks Reksadana Campuran : -1,21%
Reksa Dana Syailendra Balanced Opportunity Fund Kelas A : -1,18%
Indeks Reksadana Campuran Syariah : -0,7%
TRIM Syariah Berimbang : 4,55%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : -0,43%
Trimegah Dana Obligasi Nusantara : 0,11%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,17%
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A : 0,54%
Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan
Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,26%
Setiabudi Dana Pasar Uang : 0,4%
Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,25%
Reksa Dana Syariah Capital Sharia Money Market : 0,36%
BNP Paribas IDX Growth30 : -2,9%
BRI Indeks Syariah : -7,37%
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksa dana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksa dana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
(Reynaldi Gumay/hm)
***
DISCLAIMER
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.