
Bareksa - Dua reksadana pasar uang di Super App Investasi Bareksa berhasil mencetak imbal hasil 18,61% dan 18,1% dalam tiga tahun. Dua reksadana itu ialah Insight Money dan Capital Money Market Fund.
Reksadana Insight Money yang dikelola PT Insight Investments Management mencatatkan kinerja positif dengan imbal hasil 18,61% dalam tiga tahun. Berdasarkan fund fact sheet Januari 2026, Portofolionya antara lain terdiri dari deposito BANK BUKOPIN Tbk, PT, BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN Tbk, PT, obligasi BARITO PACIFIC Tbk, PT (BRPT03ACN2), INTEGRASI JARINGAN EKOSISTEM, PT (IJEE02A), LONTAR PAPYRUS PULP & PAPER INDUSTRY, PT (LPPI03ACN3), MERDEKA BATTERY MATERIALS Tbk, PT (MBMA03A), MERDEKA COPPER GOLD Tbk, PT (MDKA04BCN3), OKI PULP & PAPER MILLS, PT (SMOPPM01C), PT. SAMPOERNA AGRO, Tbk (SGRO01BCN2), dan TBS ENERGI UTAMA Tbk, PT (TOBA01A).
Sementara itu, Capital Money Market Fund yang juga dikelola oleh PT Capital Asset Management membukukan return 18,1% dalam tiga tahun. Mengacu pada fund fact sheet Januari 2026, Portofolionya antara lain terdiri dari Deposito Bank Bukopin Syariah, Sukuk Wakalah I Metro Healthcare Indonesia Thn 2025 seri A, Deposito Bank Capital Tbk, Deposito Bank Aladin Syariah Tbk, Obligasi Bkljt VI Pegadaian Thp III Thn 2025 seri A, Obligasi Bkljt VI Tower Bersama Infrastructure Thp V Thn 2025 sr A, Obligasi Bkljr VII Federal International Finance Thp II Thn 2025 sr A, Obligasi Bkljt II Lontar Papyrus Pulp & Paper Industri Thp I Thn 2023 seri A, Obligasi III Merdeka Battery Materials Tahun 2025 seri A, dan Obligasi Bkljt I Wahana Inti Selaras Thp II Tahun 2025
Reksadana pasar uang dapat menjadi aset diversifikasi ketika pasar saham bergejolak. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (03/03/2026) turun 0,96% ke level 7.939,767. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat naik ke level 6,552% pada Selasa (03/03/2026) pukul 16.52 WIB.
Berikut kinerja reksadana yang tersedia di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 03 Maret 2026) :
IHSG : -2,25%
Indeks Reksadana Saham : 0,98%
Sucorinvest Maxi Fund : 1,04%
Indeks Reksadana Saham Syariah : 1,45%
TRIM Syariah Saham : 8,83%
Indeks Reksadana Campuran : 0,97%
Reksa Dana Syailendra Balanced Opportunity Fund Kelas A : 2,96%
Indeks Reksadana Campuran Syariah : 1,58%
TRIM Syariah Berimbang : 10,63%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : -0,1%
Trimegah Dana Obligasi Nusantara : 0,34%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,06%
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A : 0,54%
Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan
Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,27%
Setiabudi Dana Pasar Uang : 0,4%
Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,26%
Insight Money Syariah : 0,41%
Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund Kelas A : -2,2%
BRI Indeks Syariah : -1,35%
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
(Reynaldi Gumay/hm)
***
Disclaimer:
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.