
Bareksa - Dua reksadana pasar uang di Super App Investasi Bareksa berhasil mencetak imbal hasil 5,96% dan 5,93% dalam setahun. Dua reksadana itu ialah Insight Money Syariah dan Insight Money. Mayoritas alokasi portofolionya adalah deposito, dan obligasi dengan jatuh tempo kurang dari setahun.
Reksadana pasar uang berbasis syariah Insight Money Syariah yang dikelola PT Insight Investments Management mencatatkan kinerja positif dengan imbal hasil 5,96% dalam satu tahun. Berdasarkan fund fact sheet Januari 2026, Portofolionya antara lain terdiri dari deposito BANK SYARIAH NASIONAL, obligasi BRIS (SMBRIS01ASLCN2), CIMB NIAGA AUTO FINANCE, PT (SWCNAF01B), LONTAR PAPYRUS PULP & PAPER INDUSTRY, PT (SMLPPI01ACN2), OKI PULP & PAPER MILLS, PT (SMOPPM01ACN1), OKI PULP & PAPER MILLS, PT (SMOPPM01C), PEGADAIAN (PERSERO), PT (SMPPGD02CN4), PINDO DELI PULP AND PAPER MILLS, PT (SMPIDL01ACN2), PT INDAH KIAT PULP & PAPER Tbk (SMINKP03BCN3), dan PT. SAMPOERNA AGRO, Tbk (SISGRO01BCN2).
Sementara itu, Reksadana Insight Money yang juga dikelola oleh PT Insight Investments Management membukukan return 5,93% dalam setahun. Mengacu pada fund fact sheet Januari 2026, Portofolionya antara lain terdiri dari deposito BANK BUKOPIN Tbk, PT, BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN Tbk, PT, obligasi BARITO PACIFIC Tbk, PT (BRPT03ACN2), INTEGRASI JARINGAN EKOSISTEM, PT (IJEE02A), LONTAR PAPYRUS PULP & PAPER INDUSTRY, PT (LPPI03ACN3), MERDEKA BATTERY MATERIALS Tbk, PT (MBMA03A), MERDEKA COPPER GOLD Tbk, PT (MDKA04BCN3), OKI PULP & PAPER MILLS, PT (SMOPPM01C), PT. SAMPOERNA AGRO, Tbk (SGRO01BCN2), dan TBS ENERGI UTAMA Tbk, PT (TOBA01A).
Reksadana pasar uang dapat menjadi aset diversifikasi ketika pasar saham bergejolak. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (24/02/2026) turun 1,37% ke level 8.280,833. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat turun ke level 6,438% pada Selasa (24/02/2026) pukul 16.32 WIB.
Berikut kinerja reksadana yang tersedia di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 24 Februari 2026) :
IHSG : -7,49%
Indeks Reksadana Saham : -4,07%
Sucorinvest Maxi Fund : -1,49%
Indeks Reksadana Saham Syariah : -4,84%
TRIM Syariah Saham : -6,88%
Indeks Reksadana Campuran : -1,78%
Reksa Dana Syailendra Balanced Opportunity Fund Kelas A : 1,05%
Indeks Reksadana Campuran Syariah : -3,2%
TRIM Syariah Berimbang : -4,59%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : 0,15%
Trimegah Dana Obligasi Nusantara : 0,36%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,27%
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A : 0,6%
Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan
Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,28%
Setiabudi Dana Pasar Uang : 0,44%
Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,29%
Insight Money Syariah : 0,47%
Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund Kelas A : -0,64%
BRI Indeks Syariah : -7,1%
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
(Reynaldi Gumay/hm)
***
Disclaimer
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.