
Bareksa - Dua reksadana saham di Super App Investasi Bareksa mampu mencetak imbal hasil 2,22% dan 1,7% sehari pada Rabu (18/02/2026). Reksadana itu ialah Reksa Dana Bahana Primavera Plus dan TRIM Kapital Plus.
Reksa Dana Bahana Primavera Plus yang dikelola oleh PT Bahana TCW Investment Management, mencetak imbal hasil (return) 2,22% dalam sehari pada (18/02/2026). Menurut fund fact sheet periode Januari 2026, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).
Sedangkan TRIM Kapital Plus yang dikelola oleh PT Trimegah Asset Management, mencetak imbal hasil 1,7% dalam sehari (18/02/2026). Menurut fund fact sheet periode Januari 2026, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Sejumlah saham dalam portofolio reksadana yang melesat dalam perdagangan kemarin (18/2) termasuk BMRI (+3,9%), ADMR (+5,36%), MBMA (+8,28%), dan EMAS (+5,48%). Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (18/02/2026) naik 1,19% ke level 8.310,227. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat naik ke level 6,424% pada Rabu (18/02/2026) pukul 17.01 WIB.
Berikut kinerja reksadana yang tersedia di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 18 Februari 2026) :
IHSG : -8,43%
Indeks Reksadana Saham : -5,68%
Sucorinvest Maxi Fund : -2,9%
Indeks Reksadana Saham Syariah : -6,52%
TRIM Syariah Saham : -7,03%
Indeks Reksadana Campuran : -2,2%
Reksa Dana Syailendra Balanced Opportunity Fund Kelas A : 2,85%
Indeks Reksadana Campuran Syariah : -2,97%
TRIM Syariah Berimbang : -3,69%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : -0,05%
Trimegah Dana Obligasi Nusantara : 0,43%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,21%
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A : 0,62%
Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan
Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,32%
Setiabudi Dana Pasar Uang : 0,47%
Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,32%
Insight Money Syariah : 0,49%
Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund Kelas A : -2,32%
BRI Indeks Syariah : -7,49%
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
(Reynaldi Gumay/hm)
***
DISCLAIMER
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.