
Bareksa - Dua reksadana saham di Super App Investasi Bareksa mampu mencetak imbal hasil 1,88% dan 1,66% sehari pada Kamis (12/02/2026). Reksadana itu ialah Sucorinvest Sharia Equity Fund dan Sucorinvest Sustainability Equity Fund. Hal ini seiring dengan penguatan sejumlah saham dalam portofolio reksadana.
Sucorinvest Sharia Equity Fund yang dikelola oleh PT Sucor Asset Management (Sucor AM), mencetak imbal hasil (return) 1,88% dalam sehari pada (12/02/2026). Menurut fund fact sheet periode Desember 2025, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT RMK Energy Tbk (RMKE), PT Samindo Resources Tbk (MYOH), PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SCCO), dan PT Timah Tbk (TINS).
Sedangkan Sucorinvest Sustainability Equity Fund yang juga dikelola oleh Sucor AM, mencetak imbal hasil 1,66% dalam sehari (12/02/2026). Menurut fund fact sheet periode Desember 2025, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Timah Tbk (TINS).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (12/02/2026) turun 0,31% ke level 8.265,352. Sementara sejumlah saham dalam portofolio reksadana yang justru menguat seperti TINS (+9,97%), BEST (+2,59%), dan SMGR (+13,07%) pada perdagangan Kamis. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat turun ke level 6,409% pada Kamis (12/02/2026) pukul 16.30 WIB.
Berikut kinerja reksadana yang tersedia di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 12 Februari 2026) :
IHSG : -6,97%
Indeks Reksadana Saham : -4,49%
Sucorinvest Maxi Fund : -1,39%
Indeks Reksadana Saham Syariah : -5,37%
TRIM Syariah Saham : -6,67%
Indeks Reksadana Campuran : -1,99%
Reksa Dana Syailendra Balanced Opportunity Fund Kelas A : 2,93%
Indeks Reksadana Campuran Syariah : -2,84%
TRIM Syariah Berimbang : -4,05%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : -0,31%
Trimegah Dana Obligasi Nusantara : 0,22%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,01%
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A : 0,54%
Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan
Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,3%
Setiabudi Dana Pasar Uang : 0,42%
Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,34%
Insight Money Syariah : 0,45%
Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund Kelas A : 0,14%
BRI Indeks Syariah : -4,82%
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
(Reynaldi Gumay/hm)
***
DISCLAIMER
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.