Dana Kelolaan Reksadana Syariah Tumbuh 61,41% Jan-Nov 2025, Ini 10 Manajer Investasi Terbesar

Hanum Kusuma Dewi • 23 Dec 2025

an image
Ilustrasi dana kelolaan reksa dana syariah di Indonesia yang tumbuh sepanjang 2025. (Shutterstock)

Total dana kelolaan reksadana syariah mencapai Rp81,88 triliuun, Sucor AM menguasai 19% pangsa pasar

Bareksa - Kinerja industri reksadana syariah nasional kembali menunjukkan performa baik pada bulan lalu. Laporan Bareksa Mutual Fund Industry - Monthly Report November 2025 yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan total dana kelolaan atau asset under management (AUM) reksadana syariah menembus Rp81,88 triliun. Dana kelolaan reksadana syariah naik baik sepanjang tahun berjalan (YTD) maupun secara bulanan (MoM) dan secara tahunan (YoY), yang masing-masing tumbuh 61,41%, 6,31%, dan 66,17%.

Pertumbuhan positif juga pada unit penyertaan, yang menunjukkan partisipasi investor makin tinggi terhadap produk reksadana berbasis prinsip syariah. Total unit penyertaan per November 2025 tercatat 53,11 miliar unit, tumbuh 43,92% YTD, 2,44% MoM, dan 47,27% YoY. Tren positif yang berlanjut ini memperkuat posisi reksadana syariah sebagai salah satu pilihan investasi utama di tengah dinamika pasar.

Sucor AM Memimpin Pasar

Sementara itu dari sisi manajer investasi, Sucor Asset Management (Sucor AM) kembali memimpin pasar reksadana syariah. Dengan dana kelolaan Rp15,66 triliun, Sucor AM menguasai pangsa pasar 19%. Pertumbuhan kelolaan Sucor AM mencapai 2% secara bulanan, melonjak 145% sepanjang tahun berjalan, dan melesat 156% secara tahunan.

Pada posisi kedua dan ketiga, juga masih ditempati Trimegah Asset Management dan BNP Paribas Asset Management. Posisi keempat, ada Syailendra Capital, yang bertahan.

Posisi kelima berhasil ditempati Batavia Prosperindo Aset Manajemen, yang naik dua peringkat dibandingkan bulan sebelumnya. Kemudian posisi keenam jadi ditempati Bahana TCW Investment Management, yang turun satu peringkat dibandingkan bulan sebelumnya. 

Sementara itu pada posisi ketujuh Mandiri Manajer Investasi yang berhasil naik dua peringkat dibandingkan bulan sebelumnya. Lalu pada posisi kedelapan, ada Eastspring yang turun dua peringkat dibandingkan bulan sebelumnya. 

Selanjutnya Insight yang mengisi kesembilan karena turun satu peringkat dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan Manulife Aset Manajemen Indonesia bertahan mengisi posisi kesepuluh. 

Tabel: Top 10 Manajer Investasi Dana Kelolaan Reksadana Syariah Terbesar November 2025

No

Manajer Investasi

Dana Kelolaan (Rp Miliar)

Pangsa Pasar

Pertumbuhan MOM

Pertumbuhan YTD

Pertumbuhan YOY

1

Sucor AM

15.668,57

19%

2%

145%

156%

2

Trimegah AM

14.206,01

17%

-5%

227%

234%

3

BNP Paribas

8.218,27

10%

25%

48%

46%

4

Syailendra

5.700,56

7%

13%

316%

283%

5

Batavia PAM

4.112,00

5%

38%

37%

55%

6

Bahana TCW

3.909,76

5%

4%

-5%

-1%

7

Mandiri MI 

3.431,59

4%

18%

39%

39%

8

Eastspring

3.351,73

4%

3%

16%

20%

9

Insight

2.881,72

4%

-3%

23%

23%

10

Manulife AM

2.799,87 

3%

-2%

-11%

-12%

Sumber: laporan bulanan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report November 2025​

Poin Penting Industri Reksadana Syariah November 2025

- Dana kelolaan reksadana syariah menjadi ke Rp81,88 triliun: +61,41% YTD, +6,31% MoM, +66,17% YoY
- Unit penyertaan naik menjadi 53,11 miliar unit: +43,92% YTD, +2,44% MoM, +47,27% YoY
- Sucor AM masih di posisi puncak dengan AUM Rp15,66 triliun
- Pertumbuhan tercepat MoM: MNC AM (124%), Batavia PAM (38%), Demina CAM (27%)
- Pertumbuhan YTD tertinggi: Syailendra (316%), Star AM (241%), Trimegah (227%)
- Pertumbuhan YoY tertinggi: BRI MI (310%), Syailendra (283%), Star AM (279%)

Artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report November 2025. Untuk akses laporan penuh dan informasi lebih lanjut, hubungi marketing@bareksa.com (cc: data@bareksa.com).

Beli Reksadana, Klik di Sini

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksa dana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksa dana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.

(Reynaldi Gumay/MP/hm)

* * *

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.