Sucor AM: Kinerja Reksadana Pendapatan Tetap Tahun Ini Berpotensi Lampaui 2022

Hanum Kusuma Dewi • 24 Feb 2023

an image
Ilustrasi pengelolaan reksadana pendapatan tetap. (Shutterstock)

Yield yang ditawarkan kelas aset obligasi dalam reksadana pendapatan tetap sudah cukup menarik

Bareksa.com - Sucor Asset Management menilai kinerja reksadana pendapatan tetap pada tahun ini berpotensi lebih baik lagi dibandingkan pada tahun lalu. Terdapat sejumlah faktor pendukung antara lain yield yang ditawarkan kelas aset obligasi sudah cukup menarik. 

Analis Fixed Income Sucor AM, Alvaro Ihsan berpandangan bahwa reksadana pendapatan tetap (RDPT) pada tahun ini memiliki potensi kinerja yang baik dibandingkan tahun lalu. Alasannya, level imbal hasil (yield) saat ini mengindikasikan harganya yang menarik, untuk investor bisa mulai menambah atau membeli. 

"Seiring dengan tingkat yield yang ditawarkan kelas aset obligasi sudah cukup menarik. Hal tersebut didukung oleh data perekonomian Indonesia yang kuat," kata Alvaro kepada Bareksa, Rabu (22/2/2023). 

Ia melanjutkan data perekonomian dimaksud seperti data Produk Domestik Bruto (PDB), inflasi yang terkendali, arus masuk dari investor asing, hingga kebijakan fiskal yang kembali disiplin. 

Rekomendasi Produk Reksadana Pendapatan Tetap

Lalu produk reksadana pendapatan tetap apa yang bisa direkomendasikan untuk dipilih? Alvaro mengatakan kedua produk Sucor AM yaitu Sucorinvest Stable Fund dan Sucorinvest Sharia Sukuk Fund masih menjadi pilihan populer.

"Kedua produk tersebut menawarkan volatilitas kinerja yang relatif rendah dibandingkan dengan tolok ukurnya dan dapat memenuhi preferensi risiko investor yang moderat dengan horizon investasi jangka menengah," jelas Alvaro.

Lebih lanjut mengenai kedua produk yang disampaikan Alvaro, laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report January 2023 menyebutkan bahwa Sucorinvest Stable Fund dan Sucorinvest Sharia Sukuk Fund termasuk dalam daftar 20 produk reksadana pendapatan tetap dengan dana kelolaan terbesar Januari 2023.

Bareksa mencatat Sucorinvest Stable Fund menempati posisi kedua produk reksadana pendapatan tetap dengan dana kelolaan terbesar Januari 2023. Sementara Sucorinvest Sharia Sukuk Fund mengisi posisi kesembilan. 

"Untuk reksadana yang berorientasi pada kelas aset pendapatan tetap lainnya, produk kami lainnya yaitu Sucorinvest Bond Fund yang mayoritas berinvestasi pada obligasi pemerintah dan/atau BUMN serta Sucorinvest Monthly Income Fund yaitu reksa dana pendapatan tetap dengan fitur pembagian hasil investasi secara berkala yang menarik bagi investor," papar Alvaro.

Baca juga Ini 5 Reksadana Pendapatan Tetap Juara Dana Kelolaan Januari 2023

Kinerja Kelolaan Industri Reksadana

Sebelumnya, Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report January 2023, yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan dana kelolaan (nilai aktiva bersih) atau asset under management (AUM) reksadana pendapatan tetap senilai Rp148,51 triliun pada Januari 2023. Dana kelolaan Januari 2023 itu tumbuh 3% dibandingkan Desember 2022. Namun secara tahunan (YOY) dibandingkan Januari 2022 minus 6%. 


Sumber : Bareksa: Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report January 2023

Nilai dana kelolaan reksadana pendapatan tetap sebulan terakhir ini menjadi harapan positif setelah setahun terakhir mengalami penurunan. Kinerja dana kelolaan reksadana pendapatan tetap pada 2022, tercatat lebih kecil dibandingkan setahun sebelumnya atau akhir 2021 yang tercatat Rp159,8 triliun. Tapi masih lebih baik dibandingkan periode 2017 hingga 2020. 

Segera Investasi di Reksadana Sekarang, Klik di Sini

Top 20 Reksadana Pendapatan Tetap Dana Kelolaan Terbesar Januari 2023


Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report Januari 2023

Reksadana Pendapatan Tetap Adalah

Reksadana Pendapatan Tetap adalah reksadana pendapatan tetap adalah reksadana yang berinvestasi minimum 80% di instrumen pendapatan tetap antara lain surat utang obligasi dan sukuk yang jatuh temponya lebih dari satu tahun. 

Disebut-sebut bahwa reksadana pendapatan tetap atau fixed income fund memiliki risiko yang relatif lebih tinggi dari reksadana pasar uang. Meski begitu, reksadana ini memberikan potensi imbal hasil investasi yang lebih tinggi dari reksadana pasar uang dan deposito.

Makanya tidak heran jika reksadana pendapatan tetap sesuai buat investor yang memiliki profil risiko konservatif – moderat untuk tujuan jangka menengah sekitar 1-3 tahun. Reksadana pendapatan tetap juga sering dijadikan sebagai pilihan investasi oleh investor dengan profil risiko yang lebih tinggi sebagai diversifikasi portofolio investasi atau ketika pasar saham mengalami ketidakpastian.

Segera Investasi di Reksadana Sekarang, Klik di Sini

(Martina Priyanti/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.