Cuan Syailendra Pendapatan Tetap Premium dan Prospera Obligasi Melesat, Ini Rahasianya

Abdul Malik • 05 Aug 2022

an image
Ilustrasi investasi reksadana pendapatan tetap. (Shutterstock)

Syailendra Pendapatan Tetap Premium dan Prospera Obligasi mencetak imbal hasil 5,25% dan 4,33% sepanjang tahun berjalan

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 04 Agustus 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : 6,3%
Indeks Reksadana Saham : 5,99%
BNP Paribas Solaris : 10,46%

Indeks Reksadana Saham Syariah : 4,57%
Manulife Syariah Sektoral Amanah Kelas A : 8,58%

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 3,30%
Sucorinvest Citra Dana Berimbang : 9,46%

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 3,36%
Schroder Syariah Balanced Fund : 2,29%

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0,21%
TRAM Strategic Plus : 0,89%

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,05%
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,6%

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,18%
Cipta Dana Cash : 0,39%

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,18%
Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia : 0,35%

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 04 Agustus 2022 naik 0,15% ke level 7.057,35. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 04/08/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap di level 7,3% pada 04 Agustus 2022.

Ditengah kenaikan IHSG, di aplikasi super app investasi Bareksa terdapat dua reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak imbal hasil (return) 5,25% dan 4,33% sejak awal tahun hingga 04 Agustus 2022 (year to date). Dua ​reksadana itu adalah Syailendra Pendapatan Tetap Premium dan Prospera Obligasi.

Reksadana Syailendra Pendapatan Tetap Premium, yang dikelola oleh Syailendra Capital mencetak return 5,25% secara year to date. Berdasarkan fund fact sheet periode Juli 2022, portofolio investasi reksadana ini adalah obligasi BKP03ASBCN1, FR0046, FR0082, FR0091, INKP01BCN3, saham Link Net Tbk (LINK), obligasi LPPI01BCN2, MDKA03BCN1, IBMTR03BCN1, dan WSKT03BCN1.

Sedangkan reksadana Prospera Obligasi yang di kelola oleh Prospera Asset Management, mencetak return 4,33% secara year to date. Berdasarkan fund fact sheet periode Juni 2022, portofolio investasi reksadana ini adalah Obl Bkljt III BSDE Tahap 1 Tahun 2022 seri A, Obl Bkljt I Bussan AF Tahap V tahun 2022, Obl Blkjt I WOOD Thp l Th 2021 Serl B, Obl Bkljt II MDKA Thp I Th 2021 seri B, dan Sukuk Mud Lontar Papyrus I tahun 2018 seri B.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Romainah/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.