Gaji ke-13 PNS Cair, Ini Cara Dapat Cuan Jika Investasi di Reksadana

Abdul Malik • 28 Jun 2022

an image
Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) yang gembira karena gaji ke-13 cair dan mendapatkan cuan dari hasil investasinya di reksadana, SBN dan emas. (Shutterstock)

Strategi lump sum sebaiknya digunakan untuk investasi yang memiliki tren pergerakan naik dalam jangka panjang

Bareksa.com - Mulai Jumat pekan ini, 1 Juli 2022 Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) dijadwalkan akan menerima gaji ke-13. Bagaimana caranya agar gaji ke-13 tersebut tidak langsung habis dan bisa menghasilkan cuan?

Proses pencairan gaji ke-13 PNS telah diatur lebih cepat yakni mului 23 Juni 2022 kemudian pembayaran gaji ke-13 PNS terhitung mulai 1 Juli 2022. Kementerian Keuangan telah menyiapkan anggaran untuk gaji ke-13 PNS sekitar Rp35,5 triliun. Gaji ke-13 PNS akan dibagikan kepada PNS tingkat pusat, daerah, dan pensiunan.

Agar gaji ke-13 ini tidak langsung menguap dan habis, ada baiknya tidak dihabiskan hanya untuk membiayai kebutuhan konsumtif. Anda juga bisa mendapatkan cuan dari gaji ke-13 dengan cara menginvestasikan sebagian dan atau seluruh dananya.

Besaran gaji-13 PNS yang nilainya tertinggi akan diterima oleh pimpinan dan anggota lembaga nonstruktural senilai Rp24.134.000, sementara wakilnya akan menerima Rp21.237.000.

Berikut adalah rincian nilai gaji ke-13 PNS :

PNS Golongan I

Ia : Rp1.560.800 - Rp2.335.800
Ib : Rp1.704.500 - Rp2.472.90
Ic : Rp1.776.600 - Rp2.577.500
Id : Rp1.851.800 - Rp2.686.500

PNS Golongan II

IIa : Rp2.022.200 - Rp3.373.600
IIb : Rp2.208.400 - Rp3.516.300
IIc : Rp2.301.800 - Rp3.665.000
IId : Rp2.399.200 - Rp3.820.000

PNS golongan III

IIIa : Rp2.579.400 - Rp4.236.400
IIIb : Rp2.688.500 - Rp4.415.600
IIIc : Rp2.802.300 - Rp4.602.400
IIId : Rp2.920.800 - Rp4.797.000

PNS golongan IV

IVa : Rp3.044.300 - Rp5 juta
IVb : Rp3.173.100 - Rp5.211.500
IVc : Rp3.307.300 - Rp5.431.900
IVd : Rp3.447.200 - Rp5.661.700
IVe : Rp3.593.100 - Rp5.901.200

Sumber : CNBC Indonesia

Strategi Investasi Lump Sum

Anda bisa mempertimbangkan strategi investasi lump sum untuk investasi reksadana agar gaji ke-13 PNS yang diterima bisa mendulang cuan. Strategi lump sum ialah menyetor sejumlah dana (besar) di awal investasi dan membiarkan uang investasi tersebut bergerak naik turun mengikuti perkembangan pasar, tanpa melakukan tambahan investasi (top up) sampai investor memutuskan untuk mencairkannya.

Biasanya strategi investasi lump sum digunakan oleh mereka yang menerima penghasilan tidak tetap setiap bulan, seperti freelancer, pemilik toko, wiraswasta atau karyawan yang mendapatkan bonus.

Strategi investasi lump sum dapat dikatakan efektif memberikan hasil investasi yang baik, jika dilakukan dengan timing yang tepat yaitu saat harga-harga NAB (nilai aktiva bersih) reksadsana sedang turun di posisi terendah sehingga memungkinkan investor memperoleh lebih banyak unit investasi pada harga yang lebih murah.

Alasannya ketika sedang turun, secara logika investasi akan naik kembali (swing) lagi ke posisi sebelumnya bahkan lebih tinggi sehingga memberi hasil yang lebih maksimal. Akan tetapi, posisi terendah tidak selalu dapat diprediksi dengan baik.

Strategi investasi lump sum disarankan agar digunakan untuk investasi yang memiliki pergerakan tren naik dalam jangka panjang. Reksadana berbasis saham, seperti reksadana saham, reksadana indeks dan reksadana campuran, yang mayoritas portofolionya berisi saham cocok untuk investasi jangka panjang dengan durasi minimal 3-5 tahun.

Sebab karakter produk ini bisa berfluktuasi dalam jangka pendek tetapi potensinya tinggi dalam jangka panjang. Karena itu, reksadana saham cocok untuk investor profil risiko tinggi dengan tujuan investasi jangka panjang.

Sedangkan untuk jangka pendek, sebaiknya digunakan dalam investasi berisiko rendah seperti reksadana pasar uang.

Simulasi Investasi

Menurut data Bareksa, daftar 5 reksadana saham cuan tertinggi 5 tahun terakhir (per 27 Juni 2022) berhasil membukukan cuan 35-74 persen, atau jika dirata-ratakan 54,37 persen selama 5 tahun, atau sekitar 10,8 persen per tahun.

Top 5 Reksadana Saham Cuan Tertinggi 5 Tahun (per 27 Juni 2022)

Sumber : Bareksa

Mari kita simulasikan jika mengandaikan gaji ke-13 PNS yang kita terika diinvestasikan menggunakan strategi lump sum. Misalkan PNS dengan golongan IIIb yang mendapatkan gaji ke-13 senilai Rp4,41 juta yang diinvestasikan di reksadana saham.

Kemudian kita gunakan tools Kalkulator Investasi yang tersedia di Bareksa, dengan investasi awal Rp4.415.600 untuk jangka waktu 60 bulan (5 tahun) dengan imbal hasil (return) yang diharapkan 10,8 persen per tahun. Maka hasilnya akan jadi sebagai berikut :

Sumber : Bareksa

Setelah berinvestasi selama 5 tahun, maka perkiraan dana investasi kita akan bertumbuh menjadi Rp7,2 juta, atau kita berpotensi meraih cuan Rp2,78 juta ditambah dana pokok investasi kita Rp4,41 juta. Cuan yang menarik bukan?

Perlu diingat, apapun strategi investasi serta instrumen investasi yang Anda pilih untuk menginvestasikan sebagian atau seluruh gaji ke-13 PNS, sebaiknya pastikan dulu sesuai dengan tujuan keuangan dan profil risiko Anda.

(Martina Priyanti/AM)

***

​Ingin berinvestasi aman di reksadana online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

​DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.