IHSG Menguat, Reksadana Saham BNP Paribas dan Trimegah AM Terbang

BNP Paribas Solaris dan TRIM Syariah Saham mencetak imbal hasil 3,05 persen dan 2 persen sehari
Abdul Malik • 23 May 2022
cover

Ilustrasi investasi di reksadana saham yang terus bertumbuh di tengah gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 20 Mei 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : -4,28 persen
Indeks Reksadana Saham : -3,29 persen
Sucorinvest Equity Fund : 2,24 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -0,71 persen
HPAM Syariah Ekuitas : 6,08 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -1,97 persen
STAR Balanced : 2,64 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -0,67 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : -1,02 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -1,38 persen
Prospera Obligasi : 1,1 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -1,54 persen
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,45 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,21 persen
Capital Money Market Fund : 0,4 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,23 persen
Syailendra Sharia Money Market Fund : 0,32 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 20 Mei 2022 kembali naik 1,39 persen ke level 6.918,14. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 20/05/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap di level 7,4 persen pada 20 Mei 2022.

Di tengah kenaikan IHSG, di super app investasi Bareksa terdapat dua reksadana saham yang mampu mencetak imbal hasil (return) atau cuan 3,05 persen dan 2 persen sehari pada perdagangan 20 Mei 2022. Reksadana itu ialah BNP Paribas Solaris dan TRIM Syariah Saham.

Reksadana BNP Paribas Solaris, kelolaan BNP Paribas Asset Management mencetak cuan 3,05 persen dalam sehari pada 20 Mei 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode April 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

Sedangkan reksadana TRIM Syariah Saham, kelolaan Trimegah Asset Management mencetak cuan 2 persen dalam sehari pada 20 Mei 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode April 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL), PT Indosat Tbk (ISAT), obligasi Sukuk Negara Ritel Seri SR-012, saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi,atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/AM)

* * * 

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.