Top 10 Reksadana Cuan Tertinggi Awal Februari

Reksadana saham dominasi imbalan tertinggi pada awal Februari 2022
Abdul Malik • 03 Feb 2022
cover

Ilustrasi investasi di reksadana saham. (Shutterstock)

Bareksa.com -​Mengawali perdagangan hari pertama di Februari 2022, kinerja pasar saham Indonesia terbilang sangat baik karena mampu melesat cukup tinggi sekaligus mampu menembus kembali level psikologis 6.700.

Pada perdagangan Rabu (2/2/2022), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir dengan kenaikan 1,15 persen ke level 6.707,65. Aktivitas perdagangan tergolong cukup ramai dengan nilai transaksi yang mencapai Rp12,44 triliun, didukung dengan investor asing yang mencatatkan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp327,04 miliar di keseluruhan pasar.

IHSG mendapatkan katalis positif dari kinerja Wall Street yang cukup oke pada Selasa malam. Indeks Dow Jones naik 0,78 persen dan memimpin penguatan sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing naik 0,68 persen dan 0,75 persen.

Melansir CNBC Indonesia, secara siklikal kinerja bulanan IHSG cenderung moncer di bulan Februari. Setidaknya dalam satu dekade terakhir, return bulanan IHSG cenderung positif. Sejak tahun 2011-2021 rata-rata gain IHSG mencapai 1,36 persen.

IHSG tercatat melemah secara beruntun di bulan Februari 2018-2020 dengan koreksi masing-masing sebesar 0,13 persen, 1,37 persen dan 8,2 persen.

Koreksi tajam IHSG di bulan Februari tahun 2020 disebabkan oleh awal mula Covid-19 menyebar di seluruh dunia sehingga aksi jual saham juga terjadi secara global.

Tahun 2021, IHSG mencatatkan return positif dengan penguatan fantastis. Indeks naik hampir 6,5 persen bulan Februari tahun lalu.

Namun gain tersebut masih kalah dengan cuan IHSG pada Februari 2013 yang naik sampai 7,68 persen dibanding bulan sebelumnya.

Memang data historis tidak menjamin bahwa pola tersebut akan pasti berulang. Namun setidaknya hal tersebut bisa menjadi acuan.

Dari dalam negeri BPS mengumumkan inflasi Indonesia untuk Januari 2022 sebesar 2,18 persen menjadi yang tertinggi sejak Mei 2020, namun masih tetap rendah dan berada di kisaran target BI di 2-4 persen.

Reksadana Saham Dominasi Return Harian

Kondisi pasar saham Indonesia yang hanya naik cukup signifikan pada perdagangan kemarin, secara umum turut mendorong kinerja reksadana berbasis saham.

Berdasarkan data Bareksa, indeks reksadana saham dan indeks reksadana saham syariah kompak mencatatkan kenaikan masing-masing 0,75 persen dan 0,58 persen.

Sumber: Bareksa

Kemudian secara lebih rinci, produk reksadana saham memang terlihat mendominasi kinerja positif dengan return harian tertinggi pada perdagangan kemarin.

Sumber: Bareksa

Berdasarkan top 10 return pada perdagangan kemarin, 8 diantaranya ditempati oleh produk reksadana saham, sementara 2 lainnya merupakan produk reksadana campuran.

Perlu diketahui, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(KA01/Arief Budiman/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.