Indeks Saham Melemah, Dua Reksadana Pendapatan Tetap Ini Masih Mantap

Sucorinvest Stable Fund dan Syailendra Pendapatan Tetap Premium mencetak imbalan 8,77 persen dan 6,55 persen sepanjang tahun berjalan
Abdul Malik • 23 Dec 2021
cover

Ilustrasi investasi di reksadana pendapatan tetap. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya (benchmark) periode sebulan terakhir (per 22 Desember 2021) :

Reksadana Saham

IHSG : -2,88 persen
Indeks Reksadana Saham : -2,74 persen
Pinnacle Strategic Equity Fund : 0,02 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -2,9 persen
TRIM Syariah Saham : -0,44 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -1,43 persen
Sucorinvest Flexi Fund : 2,99 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah :-2,21 persen
TRIM Syariah Berimbang : -0 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -0,19 persen
Sucorinvest Stable Fund : 0,58 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,23 persen
Eastspring Syariah Fixed Income Amanah Kelas A : 0,29 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,2 persen
HPAM Ultima Money Market : 0,43 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,21 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,39 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 22 Desember 2021 turun 0,38 persen ke level 6.529,59. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 22/12/2021 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap di level 6,4 persen, pada 22 Desember 2021.

Di tengah melemahnya IHSG, pasar obligasi masih stabil sehingga kinerja reksadana pendapatan tetap juga terus bertumbuh. Reksadana pendapatan tetap memiliki portofolio mayoritas di efek surat utang.

Di marketplace reksadana  Bareksa, terdapat dua reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak imbal hasil (return) 8,77 persen dan 6,55 persen sejak awal tahun hingga 22 Desember 2021 (year to date). Dua reksadana itu adalah Sucorinvest Stable Fund dan Syailendra Pendapatan Tetap Premium.

Reksadana Sucorinvest Stable Fund mencetak return 8,77 persen secara year to date. Berdasarkan fund fact sheet periode November 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi BCOM01, Obligasi INKP01BCN3, Obligasi LTLS03ACN2, Obligasi WSKT03BCN2, dan TD PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Sedangkan reksadana Syailendra Pendapatan Tetap Premium mencetak return 6,55 persen secara year to date. Berdasarkan fund fact sheet periode November 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah BBKP03ASBCN1, BFIN05BCN2, INKP01BCN3, JSMR02ACN1, Link Net Tbk, PTPP02ACN2, SMAR03BCN2, TBIG04BCN2, TBIG04BCN3, dan WIKA02ACN1.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.​

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/AM)

​***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.