Indeks Saham Naik Tipis, Reksadana Pendapatan Tetap Syailendra & Sucor AM Melesat

Syailendra Pendapatan Tetap Premium dan Sucorinvest Stable Fund mencatat imbal hasil 9,12 persen dan 9,08 persen setahun
Abdul Malik • 25 Nov 2021
cover

Ilustrasi investasi yang digambarkan dengan pohon yang tumbuh dari uang koin di telapak tangan.

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya (benchmark) periode sebulan terakhir (per 24 November 2021) :

Reksadana Saham

IHSG : 0,6 persen
Indeks Reksadana Saham : -0,09 persen
Sucorinvest Maxi Fund : 4,94 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -0,49 persen
TRIM Syariah Saham : 0,67 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 0,26 persen
Sucorinvest Flexi Fund : 7,37 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 0,01 persen
TRIM Syariah Berimbang : 0,97 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0,51 persen
TRAM Strategic Plus : 1,05 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,45 persen
Reksa Dana Syariah Bahana Mes Syariah Fund Kelas G : 0,92 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,21 persen
Sucorinvest Money Market Fund : 0,45 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,24 persen
Syailendra Sharia Money Market Fund : 0,45 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 24 November 2021 naik 0,08 persen ke level 6.683,28. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 24/11/2021 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat naik ke level 6,2 persen, pada 24 November 2021.

Di tengah kenaikan IHSG, di aplikasi reksadana terbaik Bareksa, terdapat dua reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak imbal hasil (return) 9,12 persen dan 9,08 persen dalam kurun waktu satu tahun. Dua reksadana itu adalah Syailendra Pendapatan Tetap Premium yang mayoritas portofolionya adalah obligasi negara dan Sucorinvest Stable Fund yang mayoritas isinya obligasi korporasi.

Reksadana Syailendra Pendapatan Tetap Premium mencetak imbal hasil (return) 9,12 persen dalam setahun. Berdasarkan fund fact sheet periode Oktober 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah obligasi ADHI03BCN2, BBKP03ASBCN1, BFIN05BCN2, INKP01BCN3, Link Net Tbk (LINK), OPPM01A, PTPP02ACN2, SMAR03BCN2,TBIG04BCN3, dan WIKA02ACN1.

Sedangkan reksadana Sucorinvest Stable Fund mencetak imbal hasil (return) 9,08 persen dalam setahun. Berdasarkan fund fact sheet periode Oktober 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi INKP01BCN3, Obligasi ISAT08B, Obligasi SMAR03BCN2, Obligasi WSKT03BCN2, dan TD PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.