Indeks Saham Melemah, Imbal Hasil Reksadana Saham Sucor dan BNP Meroket

Sucorinvest Maxi Fund dan BNP Paribas Solaris mencatatkan imbal hasil 0,56 persen dan 1,32 persen sehari
Abdul Malik • 16 Nov 2021
cover

Ilustrasi investasi di reksadana saham. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya (benchmark) periode sebulan terakhir (per 15 November 2021) :

Reksadana Saham

IHSG : -0,26 persen
Indeks Reksadana Saham : -1,34 persen
HPAM Ultima Ekuitas 1 : 0,16 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -1,96 persen
Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS : 1,68 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -0,58 persen
Jarvis Balanced Fund : 3,68 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -1,14 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : -1,97 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0,44 persen
TRAM Strategic Plus : 1,07 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,36 persen
Reksa Dana Syariah Bahana Mes Syariah Fund Kelas G : 1,08 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,21 persen
Sucorinvest Money Market Fund : 0,4 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,23 persen
Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia : 0,43 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 15 November 2021 turun 0,53  persen ke level 6.616,03. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 15/11/2021 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tetap di level 6,2 persen, pada 15 November 2021.

Di tengah melemahnya IHSG, di aplikasi reksadana Bareksa terdapat dua reksadana saham yang mampu mencetak imbal hasil (return) 1,32 persen dan 0,56 persen dalam sehari pada perdagangan 15 November 2021. Reksadana itu adalah Sucorinvest Maxi Fund dan BNP Paribas Solaris.

Reksadana Sucorinvest Maxi Fund mencetak imbal hasil (return) 1,32 persen dalam sehari pada 15 November 2021. Berdasarkan fund fact sheet periode Oktober 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Samindo Resources Tbk (MYOH), dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SMSS).

Sedangkan reksadana BNP Paribas Solaris mencetak imbal hasil (return) 0,56 persen dalam sehari pada 15 November 2021. Berdasarkan fund fact sheet periode Oktober 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), TD Bank BTN, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Timah Tbk (TINS), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.​

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Romainah/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.