Indeks Saham Bangkit, Reksadana Saham Manulife dan Batavia Meroket

Abdul Malik • 15 Sep 2021

an image
Ilustrasi investasi di reksadana saham. (Shutterstock)

Manulife Saham SMC Plus dan Batavia Dana Saham Syariah mencetak imbal hasil 1,56 persen dan 1,55 persen sehari

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya (benchmark) periode sebulan terakhir (per 14 September 2021) :

Reksadana Saham

IHSG : -0,17 persen
Indeks Reksadana Saham : 1,35 persen
Manulife Saham SMC Plus : 4,36 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : 0,75 persen
BNP Paribas Pesona Syariah : 3,67 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 0,98 persen
STAR Balanced II : 2,92 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 0,15 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : 1,92 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0,87 persen
Reksa Dana Kehati Lestari Kelas G : 1,83 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,07 persen
Reksa Dana Syariah Bahana Mes Syariah Fund Kelas G : 0,88 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,19 persen
Maybank Dana Pasar Uang : 0,43 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,06 persen
Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia : 0,42 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 14 September 2021 naik 0,67 persen ke level 6.129,1. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 14/09/2021 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat naik ke level 6,2 persen, pada 14 September 2021.

Di tengah kenaikan IHSG, di aplikasi marketplace reksadana Bareksa terdapat dua reksadana saham yang mampu mencetak imbal hasil (return) 1,56 persen dan 1,55 persen dalam sehari pada perdagangan 14 September 2021. Reksadana itu adalah Manulife Saham SMC Plus dan Batavia Dana Saham Syariah.

Reksadana Manulife Saham SMC Plus mencetak imbal hasil (return) 1,56 persen dalam sehari pada 14 September 2021. Berdasarkan fund fact sheet periode Agustus 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Sedangkan reksadana Batavia Dana Saham Syariah mencetak imbal hasil (return) 1,55 persen dalam sehari pada 14 September 2021. Berdasarkan fund fact sheet periode Agustus 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.​

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.