Saham BNI Melambung Diborong Asing dan Bagi Dividen, Jadi Portofolio 37 Reksadana

Selama 3 bulan terakhir, saham BBNI dibeli asing Rp229,7 miliar di pasar reguler
Abdul Malik • 07 Apr 2021
cover

ATM Center BNI. (Shutterstock)

Bareksa.com - Saham emiten bank badan usaha milik negara (BUMN) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melesat dalam 2 hari beruntun, yakni pada Senin dan Selasa kemarin.

Pada Selasa (6/4/2021), saham bank yang berdiri sejak 1946 silam ini terapresiasi 1,3 persen ke posisi Rp5.825 per saham. Nilai transaksi saham BBNI mencapai Rp104,6 miliar. Dilansir CNBC Indonesia, penguatan saham BNI diiringi aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing senilai Rp9,2 miliar.

Saham BBNI menjadi salah satu saham yang paling banyak diborong asing pada Selasa kemarin. Pada Senin lalu, saham emiten yang resmi melantai di bursa sejak 1996 ini ditutup naik 1,32 persen ke Rp5.750 per saham dengan nilai transaksi Rp85,68 miliar.

Selama 3 bulan terakhir, saham BBNI dibeli asing Rp229,7 miliar di pasar reguler dan secara year to date (YTD) beli bersih alias net buy asing mencapai Rp211,66 miliar.

BNI juga membagikan dividen 25 persen dari laba bersih tahun lalu. Dilansir Kontan, dividen yang dibagi ini setara dengan Rp820,1 miliar. Pembagian dividen tersebut telah disetujui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (29/3).

Dengan memperhitungkan komposisi saham milik pemerintah yang sebesar 60 persen, maka BNI akan menyetorkan dividen Rp492,58 miliar ke rekening kas umum negara. BNI menjadwalkan cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi hari ini (7/4/2021) dan pembayaran dividen tunai pada 30 April.

Reksadana dengan Portofolio Saham BNI

Seiring melonjaknya saham BNI, apa saja reksadana yang memiliki saham ini dalam portofolionya? Menurut daftar reksadana yang tersedia di aplikasi reksadana Bareksa, terdapat 37 reksadana yang menggenggam saham BNI dalam portofolionya berdasarkan fund fact sheet Februari 2021.

Dari 37 reksadana itu tersebut, sebagian besar merupakan reksadana saham dan lainnya adalah reksadana campuran dan indeks.

BNP Paribas Asset Management tercatat sebagai MI dengan jumlah reksadana terbanyak menggenggam saham BNI dalam portofolionya. Tercatat ada 4 produk reksadana BNP AM yang memiliki saham BNI.

Kemudian Mandiri Manajemen Investasi. Avrist Asset Management, Trimegah Asset Management dan Sinarmas Asset Management masing-masing ada 3 produk reksadananya yang mengepit saham BBNI dalam portofolionya.

Selanjutnya masing-masing 2 produk reksadana kelolaan Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Danareksa Investment Management, Kresna Asset Management dan MNC Asset Management yang memiliki saham BNI. Sisanya masing-masing MI memiliki 1 produk reksadana yang menggenggam saham BNI.

Nama

Type

Investment Manager

Avrist Ada Saham Blue Safir

Equity Fund

Avrist Asset Management, PT

Avrist Equity - Cross Sectoral

Equity Fund

Avrist Asset Management, PT

Reksa Dana Indeks Avrist IDX30

Index Fund

Avrist Asset Management, PT

Bahana Dana Prima

Equity Fund

Bahana TCW Investment Management, PT

Batavia Dana Saham

Equity Fund

Batavia Prosperindo Aset Manajemen, PT

Batavia Dana Saham Optimal

Equity Fund

Batavia Prosperindo Aset Manajemen, PT

BNI-AM Inspiring Equity Fund

Equity Fund

BNI Asset Management, PT

BNP Paribas Ekuitas

Equity Fund

BNP Paribas Asset Management, PT

BNP Paribas Infrastruktur Plus

Equity Fund

BNP Paribas Asset Management, PT

BNP Paribas Pesona

Equity Fund

BNP Paribas Asset Management, PT

Reksa Dana Indeks BNP Paribas Sri Kehati

Index & ETF

BNP Paribas Asset Management, PT

Danareksa Anggrek Fleksibel

Balanced Fund

Danareksa Investment Management, PT

Danareksa Mawar Konsumer 10

Equity Fund

Danareksa Investment Management, PT

Eastspring Investments Alpha Navigator Kelas A

Equity Fund

Eastspring Investments Indonesia, PT

HPAM Flexi Plus

Balanced Fund

Henan Putihrai Asset Management, PT

Kresna Flexima

Balanced Fund

Kresna Asset Management, PT

Reksa Dana Kresna Indeks 45

Index & ETF

Kresna Asset Management, PT

Majoris Saham Alokasi Dinamik Indonesia

Equity Fund

Majoris Asset Management, PT

Mandiri Investa Aktif

Balanced Fund

Mandiri Manajemen Investasi, PT

Mandiri Investa Cerdas Bangsa

Equity Fund

Mandiri Manajemen Investasi, PT

Mandiri Investa Equity ASEAN 5 Plus

Equity Fund

Mandiri Manajemen Investasi, PT

Manulife Dana Saham Kelas A

Equity Fund

Manulife Aset Manajemen Indonesia, PT

Maybank Dana Ekuitas

Equity Fund

Maybank Asset Management, PT

MNC Dana Ekuitas

Equity Fund

MNC Asset Management, PT

MNC Dana Kombinasi Icon

Balanced Fund

MNC Asset Management, PT

Prospera BUMN Growth Fund

Equity Fund

Prospera Asset Management, PT

RHB SRI KEHATI Index Fund

Index Fund

RHB Asset Management Indonesia, PT

Schroder Dana Prestasi Plus

Equity Fund

Schroder Investment Management Indonesia, PT

Simas Danamas Saham

Equity Fund

Sinarmas Asset Management, PT

Simas Saham Bertumbuh

Equity Fund

Sinarmas Asset Management, PT

Simas Saham Unggulan

Equity Fund

Sinarmas Asset Management, PT

Sucorinvest Equity Fund

Equity Fund

Sucorinvest Asset Management, PT

Syailendra Equity Opportunity Fund

Equity Fund

Syailendra Capital, PT

Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund

Index & ETF

Syailendra Capital, PT

TRAM Consumption Plus

Equity Fund

Trimegah Asset Management, PT

TRIM Kapital Plus

Equity Fund

Trimegah Asset Management, PT

TRIM Kombinasi 2

Balanced Fund

Trimegah Asset Management, PT

Sumber : fund fact sheet Februari 2021

Apapun instrumen investasi pilihan kamu, selalu sesuaikan dengan tujuan dan profil risiko kamu ya!

(Bintang Yuliyanto/Abdul Malik)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS

DISCLAIMER​
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.