Reksadana Hari Ini : IHSG Bangkit, Return Dua Reksadana Campuran Ini Melesat

Bareksa • 27 May 2020

an image
Ilustrasi menabung investasi reksadana yang digambarkan dengan pohon tumbuh dari toples berisi uang koin

HPAM Flexi Plus dan Principal Balanced Strategic Plus mencetak return 1,6 persen dan 1,59 persen dalam sehari

Bareksa.com - Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace Bareksa dengan return tertinggi, beserta kinerja indeks benchmark periode sebulan terakhir :

Reksadana Saham

IHSG : 2,91 persen
Indeks Reksadana Saham : 2,38 persen
Manulife Greater Indonesia Fund : 6,86 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : 1,71 persen
Syailendra Sharia Equity Fund : 7,75 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 1,63 persen
Bahana Dana Infrastruktur : 8,41 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 2,01 persen
TRIM Syariah Berimbang : 3,03 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : 1,14 persen
Manulife Obligasi Unggulan Kelas A : 4,33 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,1 persen
Eastspring Syariah Fixed Income Amanah Kelas A : 1,2 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,395 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,354 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,354 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : -0,14 persen
Mega Asset Multicash : 0,55 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,17 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,54 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 26 Mei 2020 naik 1,78 persen ke level 4.626,8. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 27/05/2020 pukul 06.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat di level 7,3 persen pada 26 Mei 2020.

Seiring dengan kenaikan IHSG, reksadana yang memiliki aset saham dalam portofolionya bisa turut mengalami kenaikan, termasuk reksadana campuran. Reksadana campuran dalam portofolionya berisikan berbagai aset terutama saham dan obligasi yang bisa berfluktuasi dalam waktu dekat tetapi berpotensi tumbuh tinggi dalam jangka panjang.

Di marketplace reksadana Bareksa, terdapat dua reksadana campuran yang mampu mencetak imbal hasil (return) 1,6 persen dan 1,59 persen dalam sehari pada perdagangan 26 Mei 2020. Dua reksadana itu adalah HPAM Flexi Plus dan Principal Balanced Strategic Plus.

Reksadana HPAM Flexi Plus mencetak imbal hasil (return) 1,6 persen dalam sehari pada 26 Mei 2020. Berdasarkan fund fact sheet periode April 2020, portofolio investasi reksadana ini adalah Vale Indonesia Tbk. (INCO), Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA), Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), Bukit Asam Tbk. (PTBA), Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA), AKR Corporindo Tbk. (AKRA), dan Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR).

Sedangkan reksadana Principal Balanced Strategic Plus mencetak imbal hasil (return) 1,59 persen dalam sehari pada 26 Mei 2020. Berdasarkan fund fact sheet periode April 2020, portofolio investasi reksadana ini adalah Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0063 (FR0063), Government Bond, Government Bond, dan Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Simak ulasan tips untuk memaksimalkan keuntungan berinvestasi di reksadana : Tips Menabung di Reksadana Agar Tujuan Investasi Dapat Tercapai

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.