Apakah Kamu Termasuk Mahasiswa dengan Motto Hidup YOLO? Simak Ulasan Ini

Bareksa • 09 May 2019

an image
Ilustrasi wanita cantik mahasiswa muda tersenyum senang bahagia happy ke arah kamera

Tujuan keuangan yang kamu buat harus SMART (specific, measurable, attainable, relevant, timely)

Bareksa.com - Dalam era sekarang ini, banyak anak muda yang berorientasi pada masa kini dan kurang memikirkan masa depan. Dalam kata lain, mereka hidup dengan motto YOLO (you only live once) atau anda hidup hanya satu kali.

Dengan begitu, maka mereka cenderung untuk bersenang-senang, hura-hura, serta menghambur-hamburkan uang tanpa pikir panjang. Akhirnya, sebagian besar dari mereka mengalami kesusahan di masa depan karena tidak pernah mempersiapkannya. Karena itu, mempersiapkan masa depan itu penting dan perlu dimulai sedini mungkin.

Di zaman yang sudah semakin canggih dan modern ini, maka banyak hal yang dapat dilakukan dengan mudah. Salah satunya adalah berinvestasi.Sekarang mendaftar investasi bahkan bisa dilakukan secara online. Apalagi modal yang diperlukan untuk berinvestasi sangat terjangkau yaitu hanya dengan Rp100.000.

Beberapa alasan mengapa mahasiswa wajib untuk berinvestasi antara lain :

1. Mengatasi Inflasi

Secara sederhana, inflasi berarti kenaikan harga barang-barang secara umum yang diikuti pelemahan nilai tukar mata uang. Tidak dapat dipungkiri inflasi akan terus terjadi di negara kita, Indonesia yang merupakan negara berkembang.

Jika kita tidak berinvestasi, maka sebenarnya uang kita bukannya meningkat jumlahnya tapi malah menurun. Karena itu, kamu harus berinvestasi agar uang kamu tidak tergerus oleh inflasi.

2. Menciptakan Sumber Keuangan Baru

Alasan kedua mengapa kamu wajib berinvestasi adalah untuk menciptakan sumber keuangan baru. Hal ini dikarenakan dengan berinvestasi, maka ada peluang untuk menambah nilai uang kamu di masa depan.

Berinvestasi tentu saja berbeda dengan menabung. Jika menabung maka uang kamu tidak menambah nilai apalagi jika terjadi inflasi, sedangkan dengan berinvestasi maka nilai uang kamu akan bertambah.

Ketika dana investasi kamu menghasilkan bunga yang merupakan keuntungan, maka kamu bisa mendapatkan sumber keuangan baru sebagai sumber pendapatanmu.

3. Mewujudkan Tujuan Keuangan

Apakah kamu sudah memiliki tujuan keuangan? kalau belum, kamu perlu membuat tujuan keuangan ya guys.

Oh ya, perlu diingat bahwa tujuan keuangan yang kamu buat harus SMART (specific, measurable, attainable, relevant, timely). Dengan begitu, maka kamu bisa lebih mudah untuk mencapainya.
Nah, jika sekarang kamu sudah memiliki perencanaan keuangan. Kamu bisa memilih investasi untuk dijadikan kendaraan kamu mencapai tujuan keuangan kamu.

Kamu dapat menyesuaikan investasi yang akan kamu pilih berdasarkan jangka waktu dari tujuan keuangan kamu. Dengan begitu, maka investasi dapat membantu mewujudkan tujuan keuanganmu.

4. Membiarkan Uang Bekerja untuk Kamu

Sebagai mahasiswa yang masih tergolong muda, mungkin kamu lebih terfokus pada mengerjakan banyak hal serta memiliki kegiatan di berbagai bidang.

Nah, salah satu keuntungan dari investasi kamu bisa melakukan kegiatan kamu sambil mulai berinvestasi.

Kamu perlu berinvestasi agar uang bekerja untukmu. Kalau kamu hanya menabung, maka sebenarnya kamu hanya menahan uang kamu dan uang tersebut tidak bekerja untukmu.

Sedangkan investasi, dana yang kamu investasikan akan menghasilkan uang tambahan dari bunga yang dihasilkan. Sangat menguntungkan kan?

5. Mempersiapkan Dana Pensiun

Di kalangan anak muda seperti mahasiswa mungkin hampir semua belum memikirkan tentang dana pensiun untuk masa tuanya. Mereka berpikir bahwa pensiun masih sangat lama.
Namun, dana pensiun pun harus dipersiapkan sedini mungkin juga lho. Tentunya kalian tidak mau bekerja seumur hidup kan?

Jika kamu tidak mulai berinvestasi untuk dana pensiun dari sekarang, maka ketika tiba saatnya untuk pensiun kamu akan kelabakan karena belum punya uang yang cukup untuk memenuhi kebutuhanmu saat pensiun.

Karena itu, kamu harus mulai berinvestasi dari sekarang. Nantinya, dana investasi dan keuntungannya dapat kamu nikmati ketika kamu pensiun karena nilai uang kamu akan terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

Setelah mengetahui berbagai alasan untuk berinvestasi untuk mahasiswa, maka sekarang kamu seharusnya sudah makin sadar akan pentingnya berinvestasi untuk memiliki masa depan yang gemilang.

Investasi harus dimulai sedini mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Ada berbagai jenis instrumen investasi yang dapat dipilih, dan salah satu yang paling cocok dan sesuai untuk pemula termasuk mahasiswa yaitu reksadana.

Sebagai informasi, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Sebagai simulasi, berikut gambaran kinerja lima reksadana saham terbaik dari sisi imbal hasil (return) yang dijual Bareksa dalam lima tahun terakhir.


Sumber: Bareksa

Berdasarkan data tersebut, dapat dilihat kinerja reksadana saham tersebut dalam lima tahun terakhir memiliki return rata-rata 60,18 persen, atau dengan kata lain 12,04 persen per tahun.

Jika kita asumsikan pertumbuhan tersebut dengan sebuah simulasi di mana seorang mahasiswa mampu menyisihkan sedikit dari uang jajan bulanannya katakan Rp200 ribu secara rutin tiap bulan selama lima tahun, maka hasilnya akan seperti berikut.


Sumber: Bareksa

Berdasarkan kalkluator investasi Bareksa, dengan simulasi tersebut ternyata uang yang berhasil dikumpulkan dalam lima tahun mencapai Rp16,69 juta, cukup menggiurkan bukan?

Karena itu, penting bagi kita untuk mulai berinvestasi sedini mungkin demi hasil yang lebih memuaskan dalam jangka panjang. Selamat berinvestasi!

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(KA01/AM)

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana