Reksadana Hari Ini : IHSG Bangkit, Return Reksadana Saham Ini Langsung Meroket

Bareksa • 14 Sep 2018

an image
Ilustrasi menabung investasi reksadana yang digambarkan dengan pohon tumbuh dari toples berisi uang koin

HPAM Syariah Ekuitas dan MNC Dana Ekuitas mencetak return 2,38 persen dan 2,21 persen dalam sehari

Bareksa.com - Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace Bareksa dengan return tertinggi, beserta kinerja indeks benchmark periode sebulan terakhir :

Reksadana Saham

IHSG : -0,05  persen
Indeks Reksadana Saham : -1,4  persen
Sucorinvest Maxi Fund : 2,09 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -1,97 persen
Manulife Saham Syariah Asia Pasi?k Dollar AS : 0,23 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksa Dana Campuran : -1,79 persen
BNP Paribas Integra : 1,76 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -1,35 persen
Avrist Balanced – Amar Syariah : 0,08 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -2,28 persen
Medali Dua : 2,70 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -2,75 persen
MNC Dana Syariah : 0,15 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,395 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,354 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,354 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,28 persen
Lancar Victoria Merkurius : 0,57 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,26 persen
Trimegah Kas Syariah : 0,53 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 13 September 2018 naik 1,04 persen ke level 5.858,27. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih Rp 193 miliar. Benchmark obligasi pemerintah turun ke level 8,5 persen, pada 13 September 2018.

Seiring menguatnya IHSG, reksadana saham HPAM Syariah Ekuitas dan MNC Dana Ekuitas mampu mencetak imbal hasil (return) positif pada perdagangan 13 September 2018.

HPAM Syariah Ekuitas mencetak return 2,38 persen dalam sehari pada 13 September 2018. Berdasarkan fund fact sheet periode Juni 2017, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).

Sedangkan reksadana saham MNC Dana Ekuitas mencetak return 2,21 persen dalam sehari pada 13 September 2018. Berdasarkan fund fact sheet periode Juli 2018, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Astra International TBK (ASII), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI), dan PT Waskita Benton Precast Tbk (WSBP).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Simak ulasan tips untuk memaksimalkan keuntungan berinvestasi di reksadana : Tips Menabung di Reksadana Agar Tujuan Investasi Dapat Tercapai

(AM)

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.