AUM Industri Naik Tipis, Dana Kelolaan Reksadana Saham Turun pada Agustus 2018

Bareksa • 12 Sep 2018

an image
Karyawan berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (31/7). ANTARA FOTO/Reno Esnir

Indeks reksadana saham minus 0,52 persen sepanjang bulan Agustus

Bareksa.com – Total dana kelolaan (asset under management / AUM) industri reksadana hingga 31 Agustus 2018 tercatat Rp493,65 triliun, meningkat 0,04 persen dibandingkan bulan sebelumnya sebesar Rp493,41 triliun.

Meski secara umum meningkat, namun dana kelolaan reksadana saham tercatat mengalami penurunan 2,44 persen menjadi Rp135,1 triliun pada Agustus 2018.

Produk reksadana konvensional masih berkontribusi paling besar terhadap total AUM industri. Reksadana saham tercatat menjadi produk dengan AUM tertinggi dengan pangsa pasar (market share) 27,39 persen dari total AUM industri.

Selanjutnya, reksadana pendapatan tetap mencatat market share 21,22 persen, pasar uang 9,82 persen dan campuran 4,95 persen.

Sementara reksadana terproteksi membukukan market share 27,22 persen dari total industri reksadana.

Berdasarkan data tersebut, secara umum total AUM reksadana saham turun secara nilai dan market share dibandingkan pada 31 Juli 2018.

Pada bulan Juli, total AUM reksadana saham mencapai Rp138,61 triliun dengan market share 28,09 persen.

Menurunnya AUM dan market share reksadana saham seiring dengan pergerakan imbal hasil (return) indeks reksadana saham yang minus 0,52 persen sepanjang Agustus 2018.

Lima Besar Jenis Reksadana Berdasarkan AUM per 31 Agustus 2018

Sumber: Otoritas Jasa Keuangan

Sementara itu, AUM reksadana pendapatan tetap meningkat secara nilai dan market share. Pada Juli, total AUM reksadana pendapatan tetap Rp103,51 triliun dengan market share 20,98 persen dari total AUM industri.

Peningkatan AUM reksadana pendapatan tetap berbanding terbalik dengan kinerja return indeks reksadana pendapatan tetap yang turun 0,25 persen sepanjang Agustus 2018.

Produk Reksadana Terbesar

Dari sisi produk, reksadana yang dikelola oleh PT Schroder investment Management Indonesia, yakni Schroder Dana Prestasi Plus masih menjadi produk reksadana dengan nilai AUM terbesar. Jumlah AUM produk tersebut mencapai Rp16,49 triliun.

Kemudian, produk reksadana Danamas Stabil menempati posisi kedua AUM terbesar dengan total AUM sebesar Rp7,94 triliun.

Posisi ketiga dan keempat ditempati oleh produk milik Mandiri Manajemen Investasi dan Ashmore Asset Management yakni produk Mandiri Investa Pasar Uang dan Ashmore Dana Ekuitas Nusantara dengan AUM masing-masing RP7,33 triliun dan Rp5,9 triliun.

Sementara itu, produk reksadana pendapatan tetap milik Eastspring Investments Indojnesia, Reksadana Eastpring IDR Fixed Income Fund menempati posisi kelima dengan AUM mencapai Rp5,83 triliun.

(AM)