Reksadana Hari Ini : IHSG Bangkit, Keuntungan Dua Reksadana Campuran Ini Melesat

Bareksa • 28 Aug 2018

an image
Ilustrasi dompet berisi uang rupiah untuk menabung

MNC Dana Kombinasi dan CIMB-Principal Balanced Strategic Plus cetak return positif pada 27 Agustus 2018

Bareksa.com - Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace Bareksa dengan return tertinggi, beserta kinerja indeks benchmark periode sebulan terakhir :

Reksadana Saham

IHSG : 0,61  persen
Indeks Reksadana Saham : -0,88  persen
Semesta Dana Saham : 2,43 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -1,97 persen
Simas Syariah Unggulan : 0,18 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksa Dana Campuran : -0,32 persen
Mandiri Investa Dynamic Balance Strategy : 5,29 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -0,87 persen
Simas Syariah Berkembang : -0,24 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0,27 persen
Medali Dua : 2,26 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,12 persen
Mandiri Investa Dana Syariah : 3,25 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,395 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,354 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,354 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,37 persen
CIMB-Principal Cash Fund : 0,52 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,3 persen
Bahana Likuid Syariah : 0,44 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 27 Agustus 2018 naik 0,96 persen ke level 6.025,97. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih Rp669 miliar. Benchmark obligasi pemerintah naik ke level 7,93 persen, pada 27 Agustus 2018.

Seiring kebangkitan IHSG, MNC Dana Kombinasi dan CIMB-Principal Balanced Strategic Plus mampu mencetak imbal hasil (return) positif pada perdagangan 27 Agustus 2018. 

MNC Dana Kombinasi mampu mencetak return 3,32 persen pada 27 Agustus 2018. Berdasarkan fund fact sheet periode Juli 2018, reksadana ini memiliki campuran saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT PP Properti Tbk (PPRO),  PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), dan PT Waskita Beton Precast, Tbk (WSBP) dalam portofolionya. 

Kemudian, CIMB-Principal Balanced Strategic Plus mencetak return 1,96 persen pada 27 Agustus 2018. Berdasarkan fund fact sheet periode Juli 2018, reksadana ini memiliki campuran saham PT Astra International Tbk (ASII), FR0059, FR0075, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan PT United Tractors Tbk (UNTR) dalam portofolionya.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Simak ulasan tips untuk memaksimalkan keuntungan berinvestasi di reksadana : Tips Menabung di Reksadana Agar Tujuan Investasi Dapat Tercapai

(AM)

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.