
Bareksa.com - Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace Bareksa dengan return tertinggi, beserta kinerja indeks benchmark periode sebulan terakhir :
Reksadana Saham
IHSG : -5,84 persen
Indeks Reksadana Saham : -6,96 persen
Sucorinvest Maxi Fund : -2,37 persen
Indeks Reksadana Saham Syariah : -6,12 persen
Sucorinvest Sharia Equity Fund : -2,38 persen
Reksadana Campuran
Indeks Reksadana Campuran : -4,2 persen
Mega Asset Strategic Total Return : 2,11 persen
Indeks Reksadana Campuran Syariah : -5,11 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : -2,26 persen
Reksadana Pendapatan Tetap
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -2,61 persen
MNC Dana Likuid : 0,46 persen
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -1,78 persen
MNC Dana Syariah : 0,46 persen
Reksadana Pasar Uang
Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,333 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,333 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,354 persen per bulan
Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,36 persen
Reksa Dana Mega Dana Kas : 0,54 persen
Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,28 persen
Bahana Likuid Syariah : 0,48 persen
Ringkasan Informasi Pasar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 03 Juli 2018 anjlok 1,96 persen ke level 5.633,94. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih Rp538 miliar. Benchmark obligasi pemerintah naik ke level 7,79 persen pada 03 Juli 2018.
Di tengah pelemahan IHSG, reksadana campuran dapat dijadikan pilihan untuk menurunkan risiko investasi. Di marketplace reksadana Bareksa, terdapat dua reksadana campuran yang mampu mencetak return 11,28 persen sejak awal tahun sampai dengan 3 Juli 2018 (year to date/YtD). Dua reksadana tersebut adalah Simas Satu dan Sucorinvest Flexi Fund.
Simas Satu mampu mencetak return 11,28 persen YtD. Berdasarkan fund fact sheet periode Mei 2018, portofolio investasi reksadana ini adalah campuran saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), serta saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE).
Sementara Sucorinvest Flexi Fund yang mencetak return 9,57 persen YtD. Berdasarkan fund fact sheet periode Mei 2018, portofolio investasi reksadana ini adalah campuran saham PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM), PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), Obligasi Indofood Sukses Makmur VII Tahun 2014 (INDF07), serta Obligasi Subordinasi Bkljt I Bank Permata Tahap I Thn’12 (BNLI01SBCN1).
(AM)
***
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS
DISCLAIMER
Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.