Beli Reksa Dana di Bareksa Kini Sebagian Besar Bisa Autodebet

Bareksa • 10 Oct 2017

an image
Ilustrasi investasi online di reksa dana, obligasi, saham. (123rf.com)

Bareksa memberikan kemudahan dalam bertransaksi jual beli reksa dana secara online

Bareksa.com – Berinvestasi bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Apalagi pesatnya perkembangan teknologi yang semakin canggih. Banyak sarana-sarana yang memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam hal berinvestasi. Salah satunya adalah PT Bareksa Portal Investasi.

Bareksa merupakan perusahaan teknologi pertama yang mendapat lisensi resmi dari Otoritas Jasa Keuangan RI sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan lisensi resmi kepada portal finansial Bareksa untuk menjual reksa dana di Indonesia secara langsung kepada nasabah.

Selain menyediakan marketplace reksa dana, Bareksa juga menyediakan data dan alat keuangan online, riset, analisis pasar modal dan ekonomi. Beberapa tools dapat digunakan untuk memudahkan investor maupun calon investor dalam memilih reksa dana seperti Simulator Bareksa, Kalkulator Investasi dan sebagainya.

Artikel-artikel reksa dana juga tersedia untuk memberikan berbagai informasi kepada investor. Reksa dana menjadi instrumen investasi yang memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berinvestasi namun dengan modal dan pengetahuan investasi yang terbatas. (Baca : Masalah dan Solusi dalam Membuka Akun Reksa Dana Di Bareksa)

Dengan modal minimal Rp 100 ribu, masyarakat sudah bisa membeli produk investasi yang berisi kumpulan aset keuangan seperti saham, obligasi, dan deposito ini. Dalam membeli produk reksa dana, terdapat 2 strategi investasi yakni dengan cara menyetor sekaligus (lump sum) atau dicicil secara berkala (top up).

Strategi Pembelian Reksa Dana dengan Top Up

Sebagai informasi, strategi pembelian reksa dana secara berkala (top up) dapat memaksimalkan besaran keuntungan secara value. Baca ini : Top Up Reksa Dana Tiap Bulan Lebih Menguntungkan, Ini Penjelasannya

Dalam hal pembelian reksa dana secara berkala, Bareksa menyediakan dua opsi jenis pembelian reksa dana, yakni secara langsung dan secara berkala (autodebet). Adapun hampir semua reksa dana yang tersedia di marketplace Bareksa kini bisa dibeli secara berkala (autodebet).

Terutama pada reksa dana dengan rekening penampung dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA. Langkah-langkah dalam membeli reksa dana, baik secara langsung ataupun secara berkala (autodebet) melalui marketplace Bareksa sangatlah mudah.

Langkah pertama adalah membuka akun terlebih dahulu dengan masuk ke website www.bareksa.com. Baca ini : Tiga Langkah Membeli Reksa Dana Online di Bareksa

Setelah proses pembukaan akun reksa dana dan aktivasi selesai dilakukan, kita dapat ‘Login’ dengan menggunakan alamat e-mail dan password yang telah didaftarkan pada saat pembukaan akun.

Setelah login, kita dapat membeli reksa dana secara online pada produk yang tersedia pada Marketplace Reksa Dana Bareksa dengan mengklik menu ‘Beli Reksa Dana’. Kemudian pilih Jenis, Manajer Investasi, dan Nama Produk Reksa Dana.

Setelah itu, Anda dapat memilih opsi jenis pembelian reksa dana mana yang Anda inginkan, secara langsung atau secara berkala (autodebet), seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut;

Setelah memilih opsi jenis pembelian reksa dana dan mengisi semua data-data yang diperlukan, Anda tinggal mengklik 'Selanjutnya' di bagian bawah halaman dan menyelesaikan langkah-langkah berikutnya. (Baca : Delapan Langkah untuk Membuka Akun Reksa Dana di Bareksa)

Mudah bukan ? Yuk, Nabung Reksa Dana Melalui Marketplace Bareksa !

**

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksa dana, klik tautan ini
- Pilih reksa dana, klik tautan ini
- Belajar reksa dana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana..