Ditopang Pemangkasan Suku Bunga Acuan BI, Return Reksa Dana DOKU Melambung

Bareksa • 26 Sep 2017

an image
Ilustrasi investasi online di reksa dana, obligasi, saham. (123rf.com)

Indonesia Composite Bond Index (ICBI) berhasil mencatatkan kenaikan 3,26 persen dalam sebulan terakhir

Bareksa.com – Kinerja pasar surat utang (obligasi) kian sumringah. Kembali dipangkasnya tingkat suku bunga acuan 7-day Reverse Repo Rate oleh Bank Indonesia ke level 4,25 persen akhir pekan lalu mendorong pasar obligasi diwarnai aksi beli investor sehingga mendongkrak kenaikan harga.

Hal itu dapat terlihat dari yield (imbal hasil) obligasi tenor 10 tahun --sebagai benchmark-- yang terus turun menjadi 6,23 persen dalam setahun. Pergerakan yield obligasi memiliki korelasi negatif (berbanding terbalik) dengan pergerakan harga obligasi, sehingga ketika terjadi penurunan pada yield obligasi, hal tersebut mencerminkan adanya kenaikan pada harga obligasi.

Meski begitu, patut pula diperhatikan sentimen negatif yang datang dari eksternal, di mana kembali memanasnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara (Korut), seiring adanya pernyataan menteri luar negeri Korea Utara, Ri Yong Ho, yang menganggap AS telah mendeklarasikan perang.

Hal itu turut meningkatkan kekhawatiran investor terhadap keamanan global dan berpotensi untuk kembali meningkatkan permintaan investor kepada aset-aset yang lebih aman dan mengurangi minat terhadap aset-aset yang lebih berisiko, serta emerging market termasuk Indonesia.

Mengamati pergerakan indeks obligasi konvensional (INDOBeX), Indonesia Composite Bond Index (ICBI) berhasil mencatatkan kenaikan 3,26 persen dalam sebulan terakhir di level 238,42 per 25 September 2017.

Sumber : IBPA

Positifnya kinerja pasar obligasi turut menopang kinerja reksa dana pendapatan tetap. Sebab, reksa dana pendapatan tetap menempatkan sebagian besar asetnya pada efek surat utang atau obligasi.

Dalam sebulan terakhir, rata-rata reksa dana pendapatan tetap membukukan return 2,29 persen (per 25 September 2017). Bahkan, angka tersebut merupakan yang tertinggi dibandingkan return jenis reksa dana lainnya.

Hal yang sama pada kinerja reksa dana pendapatan tetap syariah yang juga membukukan return menggiurkan dalam sebulan terakhir. Return rata-rata reksa dana pendapatan tetap syariah ini tercatat naik 2,1 persen (per 25 September 2017).

Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah DOKU

Senada pada kinerja reksa dana pendapatan tetap syariah yang tersedia di menu investasi DOKU, turut pula mencatatkan return menggiurkan. Reksa dana tersebut adalah reksa dana Bahana Mes Syariah Fund.

Reksa dana kelolaan PT Bahana TCW Investment Management ini berhasil membukukan return cukup tinggi, yakni 3,76 persen dalam sebulan terakhir. Return tersebut merupakan yang tertinggi, sekaligus menjuarai kinerja reksa dana kategori reksa dana pendapatan tetap syariah pada Marketplace Reksa Dana Bareksa.

Sumber : Bareksa.com

Return Bahana Mes Syariah Fund berada di atas return indeks reksa dana pendapatan tetap syariah yang tercatat sebesar 2,1 persen dalam sebulan terakhir (per 25 September 2017). Hingga Agustus 2017, reksa dana yang diluncurkan sejak November 2016 ini telah memiliki dana kelolaan sebesar Rp 75,79 miliar.

***

Belum punya akun DOKU?

- Cara buka akun DOKU, klik tautan ini
- Daftar reksa dana Bareksa di DOKU, klik tautan ini
- Beli reksa dana di DOKU, klik tautan ini
- Belajar reksa dana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.