FUND BRIEF: HPAM Flexi Plus Beri Return 12% Lebih, Bisa Jadi Pilihan Investasi

Bareksa • 07 Feb 2017

an image
Seorang karyawan melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Sementara itu, kinerja pasar saham dalam sebulan terakhir ini cenderung tertahan dengan hasil return 0,92%.

Bareksa.com - Berikut reksa dana yang diperdagangkan di Marketplace Reksa Dana Bareksa dengan return tertinggi dalam sebulan terakhir:

1) Reksa Dana Saham: Sucorinvest Maxi Fund (7,97%)
2) Reksa Dana Saham Syariah: Sucorinvest Sharia Equity Fund (1,51%)
3) Reksa Dana Campuran: HPAM Flexi Plus (12,23%)
4) Reksa Dana Campuran Syariah: Pratama Syariah Imbang(0,74%)
5) Reksa Dana Pendapatan Tetap: Capital Fixed Income Fund (1,14%)
6) Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah: MNC Dana Syariah (0,61%)
7) Reksa Dana Pasar Uang: CIMB-Principal Cash Fund (0,65%)
8) Reksa Dana Pasar Uang Syariah: Emco Barokah Syariah (0,56%)

Benchmark Reksa Dana:

- Inflasi Januari: 0,97%
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan:
> Bank BCA: 0,483% per bulan
> Bank Mandiri: 0,333% per bulan
> Bank BNI: 0,483% per bulan
> Bank BRI: 0,458% per bulan

- IHSG: 0,92%
- Indeks Reksa Dana Saham: 0,13%
- Indeks Reksa Dana Saham Syariah: -1,69%
- Indeks Reksa Dana Campuran: 0,41%
- Indeks Reksa Dana Campuran Syariah: 0,43%
- Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap: 0,65%
- Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah: 0,79%
- Indeks Reksa Dana Pasar Uang:-0,42%
- Indeks Reksa Dana Pasar Uang Syariah: 0,28%

Summary

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini (Senin, 6 Februari 2017) kembali menunjukkan penguatan tipis. Mayoritas indeks sektoral cenderung bergerak dengan kenaikan tipis. Sementara itu kenaikan terbesar terjadi pada sektor keuangan sebesar 1,02 persen dan sektor industri dasar sebesar 0,90 persen. 

Kendati demikian, rupanya dalam sebulan terakhir IHSG cenderung tertekan dengan penurunan return menjadi 0,92 persen. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap penurunan kinerja reksa dana berbasis saham seperti reksa dana saham dan campuran. Meski begitu return kedua indeks jenis reksa dana ini masih tercatat positif 0,13 persen 0,40 persen dalam sebulan. 

Sementara pada indeks reksa dana pendapatan tetap mencatatkan return 0,65 persen. Jenis reksa dana ini menjadikan obligasi sebagai aset dasar pengelolaan reksa dana. Harga obligasi sendiri cenderung turun yang ditandai dengan penurunan yield (imbal hasil) obligasi tenor 10 tahun dari 7,56 persen menjadi 7,53 persen. 

Adapun indeks reksa dana pasar uang dalam sebulan terakhir tercatat menghasilkan return minus 0,42 persen. Meski begitu, pada Marketplace Bareksa masih terdapat produk reksa dana pasar uang yang menghasilkan return positif seperti CIMB-Principal Cash Fund dan Emco Barokah Syariah.

**

Ingin berinvestasi reksa dana?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksa dana, klik tautan ini
- Pilih reksa dana, klik tautan ini
- Belajar reksa dana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.