FUND BRIEF: Sebulan, Simas Syariah Unggulan Cetak Untung Lebih Dari 8%

Bareksa • 01 Aug 2016

an image
Karyawan mengamati pergerakan indeks harga saham melalui monitor di Jakarta, Senin (27/4). IHSG hari ini ditutup anjlok 3,49 persen ke level 5.245,45 yang merupakan pelemahan paling dalam sejak IHSG berakhir merosot 5,58% pada 19 Agustus 2013. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/Spt/15

Sementara itu, akhir pekan kemarin IHSG melemah hingga 1,57% dengan penurunan terbesar pada sektor konsumsi 5%.

Bareksa.com - Berikut reksa dana yang diperdagangkan di Marketplace Reksa Dana Bareksa dengan return tertinggi dalam sebulan terakhir:

1) Reksa Dana Saham: Sucorinvest Equity Fund (8,34%)
2) Reksa Dana Saham Syariah: Simas Syariah Unggulan (8,36%)
3) Reksa Dana Campuran: Simas Satu Prima (6,12%)
4) Reksa Dana Campuran Syariah: Pratama Syariah Imbang (5,63%)
5) Reksa Dana Pendapatan Tetap: Kehati Lestari (3,86%)
6) Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah: MNC Dana Syariah (0,99%)
7) Reksa Dana Pasar Uang: Mega Asset Multicash (1,02%)

Benchmark Reksa Dana:

- Inflasi Juni: 0,66%
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan:
> Bank BCA: 0,396% per bulan
> Bank Mandiri: 0,354% per bulan
> Bank BNI: 0,354% per bulan
> Bank BRI: 0,479% per bulan

- IHSG: 4,74%
- Indeks Reksa Dana Saham: 4,60%
- Indeks Reksa Dana Saham Syariah: 5,62%
- Indeks Reksa Dana Campuran: 11,55%
- Indeks Reksa Dana Campuran Syariah: 13,08%
- Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap: 2,19%
- Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah: 2,24%
- Indeks Reksa Dana Pasar Uang: 0,36%
- Indeks Reksa Dana Pasar Uang Syariah: 0,27%

Summary

Ditengah meredanya euforia perombakan kabinet (reshuffle), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi pada perdagangan akhir pekan kemarin (Jumat, 29 Juli 2016). IHSG berakhir dizona merah di level 5.215,99 dengan penurunan 83,22 poin setelah beberapa hari sebelumnya menguat. Penyebab utama IHSG terjerembab hingga 1,57 persen, dipimpin oleh penurunan sektor konsumsi sebesar 5,41 persen dan diikuti oleh sektor manufaktur yang juga merosot sebesar 3,25 persen. 

Penurunan IHSG yang cukup signifikan di akhir pekan tentunya mempengaruhi kinerja reksa dana saham dan campuran yang memiliki aset berupa saham pada portofolio. Meski begitu, Indeks reksa dana saham dan campuran masih bertahan di zona positif dengan rata-rata return  bulanan masing-masing 4,60 persen dan 5,62 persen. 

Sementara pada pasar obligasi relatif stabil dengan pergerakan benchmark yield (imbal hasil) obligasi dengan tenor 10 tahun tetap berada di level 6,9 persen. Kinerja reksa dana pendapatan tetap yang memiliki mayoritas aset berupa obligasi turut menghasilkan return yang positif. Hal ini terlihat dari pergerakan indeks reksa dana pendapatan tetap yang menghasilkan return 2,19 persen sebulan. 

Return indeks reksa dana pasar uang dalam sebulan terakhir tercatat 0,36 persen atau relatif stabil. Reksa dana ini menempatkan asetnya pada deposito dan surat utang jangka pendek yang memiliki risiko fluktuasi pasar yang rendah dibanding instrumen investasi lainnya seperti saham.  

***

Ingin berinvestasi reksa dana?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksa dana, klik tautan ini
- Pilih reksa dana, klik tautan ini
- Belajar reksa dana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.