IHSG Turun Lagi, Reksadana Saham Sucor dan Batavia Masih Melesat

Sucorinvest Maxi Fund dan Batavia Dana Saham Syariah mencetak imbal hasil 1,5 persen dan 1,13 persen dalam sehari
Hanum Kusuma Dewi • 12 May 2022
cover

Ilustrasi investasi di reksadana saham. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 11 Mei 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : -5,38 persen
Indeks Reksadana Saham : -1,96 persen
Sucorinvest Equity Fund : 2,88 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : 0,28 persen
Sucorinvest Sharia Equity Fund : 5,76 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -1,35 persen
STAR Balanced : 1,88 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 0,39 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : 0,29 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -2,41 persen
Syailendra Pendapatan Tetap Premium : 0,59 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -1,9 persen
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,45 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,16 persen
Sucorinvest Money Market Fund : 0,37 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,18 persen
Syailendra Sharia Money Market Fund : 0,32 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 11 Mei 2022 turun 0,05 persen ke level 6.816,2. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 11/05/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat naik ke  level 7,4 persen pada 11 Mei 2022.

Meskipun IHSG melemah, di aplikasi marketplace reksadana Bareksa terdapat dua reksadana saham yang mampu mencetak imbal hasil (return) 1,5 persen dan 1,13 persen dalam sehari pada perdagangan 11 Mei 2022. Dua reksadana itu adalah Sucorinvest Maxi Fund dan Batavia Dana Saham Syariah.

Reksadana Sucorinvest Maxi Fund mencetak imbal hasil (return) 1,5 persen dalam sehari pada 11 Mei 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Maret 2022, portofolio investasi reksadana  ini ialah saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI), PT Samindo Resources Tbk (MYOH), dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).

Sedangkan reksadana Batavia Dana Saham Syariah mencetak imbal hasil (return) 1,13 persen dalam sehari pada 11 Mei 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Maret 2022, portofolio investasi reksadana  ini ialah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Romainah/hm)

* * * 

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.