Danareksa Investment Management Berpotensi Kian Tumbuh, Apa Sebabnya?

Potensi itu seiring PT Danareksa (Persero), induk usaha Danareksa Investment Management ditetapkan sebagai induk holding BUMN di berbagai bidang
Abdul Malik • 24 Nov 2021
cover

Direktur Utama PT Danareksa Investment Management, Marsangap P. Tamba. (Bareksa/AM)

Bareksa.com - PT Danareksa (Persero), induk usaha Danareksa Investment Management (DIM), ditetapkan sebagai induk holding rupa-rupa Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bagaimana dampaknya pada Danareksa Investment Management (DIM)?

Seperti dilansir CNN Indonesia, kebijakan pemerintah menetapkan induk holding BUMN, tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 113 Tahun 2021 tentang Perubahan atas PP Nomor 25 Tahun 1976 tentang Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia untuk Pendirian Perusahaan Perseroan (Persero) "Dana Reksa". Beleid ini diteken Presideb Joko Widodo pada 10 November 2021.

"Bahwa untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam pembangunan perekonomian nasional khususnya peningkatan kapasitas usaha Badan Usaha Milik Negara dan/atau badan usaha lain, perlu mengubah maksud dan tujuan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Danareksa," ujar Jokowi dalam poin pertimbangan beleid tersebut, dikutip Selasa (23/11).

Danareksa akan menjadi induk holding dari 21 perusahaan pelat merah yang berasal dari berbagai lini usaha mulai dari infrastruktur hingga media. Beberapa anggotanya di antara lain PT Perusahaan Pengelola Aset, PT Nindya Karya, LKBN Antara, hingga Balai Pustaka. Penunjukkan Danareksa sendiri disebutkan sebagai bagian upaya mengefisiensikan rantai bisnis BUMN.

Danareksa akan melaksanakan kegiatan usaha sebagai perusahaan holding yang mengelola anak perusahaan di berbagai bidang. Sektor usaha yang dimaksud antara lain bidang jasa keuangan, kawasan industri, sumber daya air, jasa konstruksi dan konsultansi konstruksi, manufaktur, media dan teknologi, serta transportasi dan logistik.

Langkah ini untuk mempercepat proses pengikutsertaan masyarakat dalam pemilikan saham perusahaan menuju pemerataan pendapatan, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengerahan dana, melaksanakan kegiatan investasi dan konsultansi manajemen, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya Danareksa.

Dampak ke Danareksa IM

Lalu bagaimana efeknya kepada Danareksa Investment Management sebagai salah satu entitas asosiasi dan anak dari Danareksa?

"(Dampak,red) di kita (Danareksa Investment Management,red) harusnya positif ya karena ada belasan perusahaan masuk group tentunya banyak peluang sinergi," kata Direktur Utama Danareksa Investment Management, Marsangap P Tamba kepada Bareksa, (24/11/2021).

Sinergi dimaksud, lanjut Tamba adalah sinergi dengan anggota holding Danareksa nantinya.

Kinerja Danareksa IM

Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report October 2021 yang mengolah data OJK menyebutkan Danareksa Investment Management berada pada posisi 6 besar dalam daftar 20 manajer investasi dengan kelolaan reksadana terbesar bulan lalu.

Pada Oktober 2021, kelolaan reksadana Danareksa Investment Management tercatat Rp30,23 triliun.

Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report October 2021

Danareksa Investment Management tercatat menguasai 5 persen pangsa pasar reksadana nasional.

Dana kelolaan reksadana Danareksa Investment Management tumbuh 4 persen secara bulanan dan 5 persen secara tahunan pada Oktober 2021.

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.