Bareksa Update : Asing Banjiri Pasar Saham Rp20 Triliun, Cuan Reksadana Ini Menarik

Minat investor asing berinvestasi di pasar saham Tanah Air seiring potensi pemulihan ekonomi Indonesia yang dianggap cukup tinggi dibandingkan negara lain di Asia
Abdul Malik • 11 Oct 2021
cover

Ilustrasi melonjaknya aliran dana asing ke pasar saham, salah satunya ke saham perbankan turut mendongkrak kinerja reksadana berbasis saham berkapitalisasi pasar besar dan SBN. (Shutterstock)

Bareksa.com - Derasnya aliran dana asing yang masuk ke pasar saham Indonesia dalam sebulan terakhir yang mencapai Rp20 triliun  mendorong penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga hampir menyentuh angka psikologis 6,500.

Menurut analisis Bareksa, minat investor asing berinvestasi di pasar saham Tanah Air seiring potensi pemulihan ekonomi Indonesia yang dianggap cukup tinggi dibandingkan negara lain di kawasan Asia. Kondisi itu mendorong optimisme investor terhadap prospek pasar keuangan Indonesia. Hal ini menopang kenaikan kinerja reksadana saham dan reksadana indeks.

Di sisi lain, pasar obligasi bergerak stagnan dengan pelemahan pada sejumlah reksadana pendapatan tetap. Penurunan data tingkat pengangguran serta kenaikan data tenaga kerja mendukung rencana pengetatan kebijakan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang akan mulai dilakukan November pada 2021.

Hal ini mendorong kenaikan imbal hasil acuan obligasi AS hingga ke level 1,6 persen, serta mempengaruhi pelemahan pasar obligasi global, termasuk Indonesia.

Seiring banjirnya dana asing yang menopang kenaikan pasar saham dan stagnasi pasar obligasi, investor dengan profil risiko agresif dan moderat bisa melirik beberapa produk reksadana saham, reksadana indeks dan reksadana pendapatan yang punya cuan menarik berikut ini :

Imbal Hasil Reksadana 1 Tahun (per 8 Oktober 2021)

Reksadana Saham

TRIM Kapital : 33,99 persen
BNI-AM Inspiring Equity Fund : 17,78 persen

ReksadanaIndeks

Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund : 25,29 persen
Principal Index IDX30 Kelas O : 18,83 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Sucorinvest Stable Fund : 9,27 persen
TRIM Dana Tetap 2 : 6,96 persen

Perlu diingat, apapun produk investasi pilihan kamu, agar selalu disesuaikan dengan tujuan dan jangka waktu investasi, serta profil risiko kamu ya!

(Sigma Kinasih/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.