Akan Akuisisi 2 Perusahaan, Saham SRIL Lompat 7 Persen

Bareksa • 15 Dec 2017

an image
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (18/6). IHSG ditutup melemah 0,25 point atau 0,01 persen menjadi 4.945,49 pada perdagangan bursa saham awal ramadan. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Perusahaan yang terkenal dengan merek Sritex ini telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat

Bareksa.com - Harga saham produsen tekstil dan garmen PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) melonjak pada perdagangan pagi ini 15 Desember 2017, seiring dengan ramainya transaksi yang menjadikannya juara untuk nilai perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan tekstil dan garmen tersebut baru saja mengumumkan rencana ekspansi dengan mengambil alih dua perusahaan.

Hingga pukul 11:07 WIB hari ini, saham SRIL naik 7,34 persen ke Rp380. Telah terjadi transaksi senilai Rp199,71 miliar dengan volume sebanyak 542,37 juta lembar dan frekuensi sebanyak 9.514 kali. Transaksi SRIL menjuarai daftar saham dengan valuasi tertinggi di bursa hari ini. Padahal, pasar terpantau negatif dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,43 persen ke Rp6.088.

Grafik : Pergerakan Harga Saham SRIL Intraday

Sumber: Bareksa.com

Meningkatnya harga saham SRIL seiring dengan rencana ekspansi dengan mengakuisisi dua perusahaan. Untuk itu, perusahaan yang terkenal dengan merek Sritex ini telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (CSPA).

Presiden Direktur Sritex Iwan Setiawan dalam keterbukaan informasi Kamis 14 Desember 2017 mengatakan, perseroan berencana untuk mengakuisisi PT Primayudha Mandirijaya dan PT Bitratex Industries. Untuk itu, perseroan bersama anak usaha, PT Sinar Pantja Djaja menandatangani perjanjian jual beli bersyarat pada 12 Desember 2017.

Penandatanganan perjanjian jual beli bersyarat untuk pengambilalihan PT Primayudha Mandirijaya dilakukan perseroan bersama dengan pemilik lama, yakni THD Pte. Ltd., Tolaram Industries Pte Ltd., Krishna Kumar Agrawal, Manmeet Singh dan Arvind kumar Shankerlal Ladha.

Sementara itu, untuk pengambilalihan PT Bitratex Industries perseroan menandatangani perjanjian jual beli bersyarat dengan One Sovereign Investments Pte Ltd., Thakral Investments Limited., Asean Interest Limited, Sohans Enterprise (H) Limited, Sohans Emporium Pte Ltd., Arvind Kumar Shankerlal Ladha, dan Krishna Kumar Agrawal.