
Bareksa.com- Pada semester I 2017, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) berhasil mengantongi laba sebesar Rp 12,1 triliun atau naik 23 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya memperoleh keuntungan sebesar Rp 9,8 triliun terdorong melonjaknya pendapatan perusahaan.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi Kamis, 27 Juli 2017, perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia ini berhasil meraup pendapatan sebesar Rp 64 triliun di semester I 2017 atau naik 14,2 persen dari sebelumnya sebesar Rp 56 triliun di semester I 2016.
Tapi naiknya laba perushaan tidak seiring pergerakan harga saham TLKM hari ini. Hingga pukul 14.00 harga saham TLKM justru turun 0,6 persen menjadi Rp 4.670 dari sebelumnya Rp 4.700 .
Grafik: Intraday Saham TLKM Sesi I Perdagangan 27 Juli 2017
Sumber: Bareksa.com
Meskipun begitu, saham TLKM masuk ke dalam jajaran lima terbesar saham yang paling banyak diborong asing yang nilainya mencapai Rp 13 miliar.
Dari catatan transaksi itu, saham TLKM banyak dibeli asing melalui broker Citi Grup Securities (CG) yang memebli 62 ribu lot saham pada harga rata-rata Rp 4.702 per saham senilai Rp 29,5 miliar.
Sementara pembeli terbesar berikutnya dilakukan melalui broker Credit Suisse (CS) yang membeli 29,5 ribu lot saham senilai Rp 13,9 miliar.
Tabel: 5 Saham Yang Paling Banyak Dibeli Asing
Sumber: Bareksa.com