
Bareksa.com - Investor asing kembali lakukan pembelian di pasar obligasi. Itu tercermin dari pembelian obligasi pemerintah seri FR0070 yang memiliki tenor 10 tahun.
Total transaksi pada obligasi FR0070 berkisar Rp300 miliar di mana sekitar 50 persen dari nilai tersebut dibeli oleh investor asing serta offshore ungkap Aline Caprianty, fixed income broker PT Amstel Indonesia, kepada Bareksa.com.
"Mungkin karena saat ini memang time to buy bagi mereka," jelas Aline.
Berdasarkan harga wajar yang dirilis IBPA, hari ini (26/8) harga obligasi FR0070 turun menjadi 101,00 dibanding kemarin (25/8) 101,35, menyebabkan yield mengalami kenaikan ke level 8,22 persen.
Perdagangan mata uang rupiah juga cukup ramai hari ini (26/8) dengan volume transaksi berkisar USD270-300 juta, menurut salah satu currency broker perusahaan forex.
Pagi tadi nilai tukar rupiah sempat melemah di kisaran Rp11.720-11.730 per dolar Amerika. Namun sore ini kembali menguat ke level Rp11.678 per dolar Amerika.
Sebaliknya perdagangan saham lesu akibat aksi profit taking investor. IHSG kembali mengalami penurunan sebesar 38,404 poin atau 0,741 persen ke level 5.146,552. Padahal tadi pagi IHSG dibuka menguat ke level 5.191,25.
Sektor properti mengalami penurunan terbesar yakni 1,93 persen diikuti sektor industri besar yang merosot 1,443 persen. (NP)
*oleh Nurul Fauziyah