Apa yang mau kamu cari?
Kamu bisa mulai dari nama produk investasi atau topik tertentu.
Kamu bisa mulai dari nama produk investasi atau topik tertentu.
Nilai tukar Rupiah melemah 4,89 % sejak April, tetapi yield obligasi 10 tahun bertahan di level 8%

Nilai tukar Rupiah melemah 4,89 % sejak April, tetapi yield obligasi 10 tahun bertahan di level 8%
Bareksa.com – Melihat tren pelemahan nilai tukar Rupiah saat ini, bagaimanakah dampaknya terhadap pergerakan harga obligasi pemerintah?
Seperti yang dapat dilihat pada grafik nilai tukar Rupiah di bawah ini, dari tanggal 1 Januari 2013 hingga 30 Desember 2013, nilai tukar Rupiah melemah 26,83 persen. Pelemahan tersebut dipicu oleh defisit di neraca berjalan yang semakin melebar. Kemudian dari tanggal 30 Desember 2013 hingga 2 April 2014, Rupiah kembali menguat 7,6 persen karena defisit menurun dan juga didorong sentimen positif atas berlangsungnya Pemilihan Umum di Indonesia. Tetapi nilai tukar Rupiah kembali melemah 4,89 persen dari tanggal 2 April 2014 sampai 5 Juni 2014 yang didorong pelemahan ekspor dan kenaikan impor yang tercermin pada neraca perdagangan di bulan April 2014 mengalami defisit sebesar USD1,96 miliar.
Grafik Pergerakan Nilai Tukar Rupiah
Sumber : Bareksa.com
Secara teori, jika nilai tukar Rupiah melemah, maka kinerja obligasi juga akan turun yang tercermin pada harga obligasi yang menurun serta yield yang meningkat. Berdasarkan data bareksa, seiring dengan pelemahan nilai tukar Rupiah, yield obligasi pemerintah bertenor 10 tahun meningkat dari 5,19 persen per tanggal 1 Januari 2013 ke level tertingginya 9,14 persen di tanggal 6 Januari 2014, mencerminkan harga obligasi menurun pada periode tersebut.
Tetapi perhatikan pada periode awal April 2014 hingga kemarin 5 Juni 2014, yield obligasi pemerintah bergerak stabil, berkisar di level 8 persen, walaupun nilai tukar Rupiah melemah 4,89 persen. Pergerakan obligasi masih berada dalam tahap konsolidasi.
Grafik Yield Obligasi Pemerintah Tenor 10 Tahun
Sumber : Bareksa.com
Berdasarkan data SBN (Surat Berharga Negara) yang diperdagangkan dan diolah oleh Bareksa.com, mencengangkan bahwa di pasar obligasi justru pada periode awal April 2014 sampai 23 Mei 2014, masih terjadi inflow dana asing sebesar Rp35,65 triliun. Total Inflow dana asing dari 31 Desember 2013 sampai 23 Mei 2014 sebesar Rp72,56 triliun atau meningkat 22,53 persen. Artinya inflow dana asing yang terjadi sejak awal April bernilai lebih dari setengah total inflow dana asing di SBN dari awal tahun hingga 23 Mei 2014, walaupun di periode yang sama nilai tukar Rupiah mengalami pelemahan. Hal ini menunjukan masih ada kepercayaan dari investor asing terhadap pasar keuangan di Indonesia.
Grafik Nilai Dana Asing Di SBN (Surat Berharga Negara)
Sumber : Bareksa.com
Kepercayaan investor juga tercermin dari hasil lelang obligasi pemerintah sebelumnya. Di kutip dari website Direktorat Jendral Pengelolaan Utang Kementrian Keuangan Republik Indonesia, pada tanggal 26 Mei 2014 lalu, hasil lelang surat utang baru menunjukan over subscribed (kelebihan penawaran). Dimana target indikatif yang diajukan Pemerintah pada lelang tersebut hanya Rp8 triliun, namun penawaran yang masuk mencapai Rp15,1 triliun. Dan nilai penawaran tersebut lebih tinggi dari lelang sebelumnya yang hanya mencapai Rp14,2 triliun.
Pada tanggal 10 Juni 2014 mendatang Pemerintah akan kembali melelang SUN (Surat Utang Negara) dengan target indikatif Rp8 triliun. Dan diperkirakan masih akan terjadi over subscribed dalam lelang tersebut.
* Ni Putu Kurnia Sari adalah Head of Research PT Bareksa Portal Investasi
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.195,74 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.149,62 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.179,05 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.032,43 | - | - | - | - | - |

ST015T4
Syariahsukuk tabungan
Imbal Hasil/Th
5,45%
Periode Pembelian
Berakhir dalam 4 hari
Jangka Waktu
4 tahun
Terjual 64%

ST015T2
Syariahsukuk tabungan
Imbal Hasil/Th
5,2%
Periode Pembelian
Berakhir dalam 4 hari
Jangka Waktu
2 tahun
Terjual 91%
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.