Meroket 16,97 Persen, Saham INKP Jadi Portofolio Reksadana Campuran Ini

Bareksa • 16 Aug 2019

an image
Pabrik PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) (asiapulppaper.com)

Saham INKP meroket 16,97 persen menjadi Rp8.100 pada perdagangan Kamis

Bareksa.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 9,74 poin (0,15 persen) ke level 6.257,58 pada perdagangan sesi II Kamis (15/8). Indeks bergerak pada kisaran tertinggi di level 6.257,58 sedangkan terendah 6.161,66.

Berdasarkan data Bareksa, saham-saham pencetak keuntungan tertinggi (top gainers) hingga penutupan, yakni saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Steadfast Marine Tbk (KPAL), PT Bank Permata Tbk (BNLI), dan PT Mahaka Media Tbk (ABBA).

Harga saham INKP melonjak 16,97 persen, TKIM melesat 16,89 persen dan KPAL meroket 12,15 persen, BNLI naik 11,92 persen dan ABBA naik 6,71 persen.

Reksadana Campuran Ini Punya INKP

Berdasarkan data reksadana campuran yang dijual Bareksa, dalam fund fact sheet nya, reksadana Simas Satu mempunyai saham INKP dalam top holdings portofolionya.

Reksadana campuran Simas Satu merupakan pilihan investasi jangka menengah/panjang bagi pemodal yang bertujuan untuk memberikan tingkat pertumbuhan modal yang optimal melalui investasi pada efek ekuitas, efek utang dan instrumen pasar uang.

Kebijakan investasi reksadana ini antara lain :

Minimum 10 persen dan maksimum 79 persen pada efek ekuitas
Minimum 2 persen dan maksimum 79 persen pada instrumen pasar uang
Minimum 2 persen dan maksimum 79 persen pada efek pendapatan tetap

Portofolio Investasi (Juni 2019) : 
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI)
PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)
PT Mayora Indah Tbk (MYOR)
PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS)

Reksadana campuran yang diluncurkan pada 15 Januari 2001 ini bekerja sama dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk sebagai Bank Kustodian. Reksadana kelolaan PT Sinarmas Asset Management ini mencetak dana kelolaan Rp280,9 miliar per Juli 2019 dan bisa dibeli di Bareksa dengan minimal pembelian awal Rp200.000.

Reksadana campuran adalah jenis reksadana mengalokasikan dana investasinya dalam portofolio yang bervariasi. Instrumen investasinya dapat berbentuk saham dan dikombinasikan dengan obligasi.

Tujuannya untuk pertumbuhan harga dan pendapatan. Risiko reksadana campuran bersifat moderat dengan potensi tingkat pengembalian yang relatif lebih tinggi dibandingkan reksadana pendapatan tetap.

Perlu diketahui, reksadana ialah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(KA02/AM)

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.