Berita Hari Ini : GIAA akan Turunkan Harga Tiket, WEGE Bidik Order Book Naik 37%

Bareksa • 15 Jan 2019

an image
Sejumlah pesawat milik maskapai Garuda Indonesia terparkir di areal Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (19/6). ANTARA FOTO/Lucky R.

GOOD realisasi penggunaan dana IPO Rp37,3 miliar, PBID bangun pabrik baru di Jawa Tengah, YELO gandeng Tokopedia & LOKET

Bareksa.com - Berikut adalah intisari perkembangan penting di isu ekonomi, pasar modal, dan aksi korporasi, yang disarikan dari media dan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Selasa, 15 Januari 2019 :

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA)

GIAA  akan menurunkan harga tiket pesawat dengan melakukan penghematan. Sebelumnya anggota dari Indonesia National Air Carrier Association (INACA) sepakat menurunkan harga tiket.

GIAA  menyebut untuk menurunkan harga tiket itu pihaknya melakukan beberapa efisiensi internal. "Garuda Indonesia selalu lakukan program redefine cost structure dan efisiensi," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara

Ari yang juga berposisi sebagai Ketua Umum INACA menyebut beberapa komponen yang akan diturunkan pihak jasa kebandaraan dalam hal ini Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II adalah passanger service charge (PSC), landing dan parking fee, dan biaya sewa ruangan.

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE)

WEGE  membidik pertumbuhan kontrak dihadapi atau order book 37,4 persen secara tahunan pada 2019.

Order book itu terdiri atas kontrak baru Rp11,98 triliun dan carry over senilai Rp10,8 triliun.

Direktur Utama Wijaya Karya Bangunan Gedung, Nariman Prasetyo, mengatakan komposisi perolehan kontrak baru 2019 direncanakan berasal dari pemerintah 33 persen, BUMN 31 persen, dan swasta 36 persen.

PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO)

Emiten penyedia layanan modem 4G untuk pelancong, YELO menggandeng Tokopedia dan LOKET sebagai mitra bisnisnya pada awal tahun ini.

Chief Operating Officer (COO) Passpod Wewy Suwanto menjelaskan, kerja sama dengan membuka official store di Tokopedia dapat memberikan peluang bagi perseroan untuk memperluas penawaran layanannya.

“Selain menyediakan layanan penyewaan modem ke luar negeri dan tiket atraksi di luar negeri, Passpod kini menjadi partner untuk penjualan tiket untuk mendukung bisnis inbound traveler ke Indonesia [lewat LOKET],” ujar Hiro.

PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD)

 Hingga 31 Desember 2018, sejumlah emiten baru telah merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum perdana saham di antaranya GOOD.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI kemarin,  GOOD telah merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) pada 28 September 2018 sebesar Rp37,33 miliar. Realisasi penggunaan dana emiten dengan kode saham GOOD itu, seluruhnya untuk belanja modal kerja berupa pembayaran ke pemasok.

PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID)

Emiten plastik dan kemasan, PBID menargetkan konstruksi pabrik baru di Jawa Tengah mulai dilakukan pada kuartal I-2019.

Sekretaris Perusahaan Panca Budi Idaman Lukman Hakim mengatakan, perseroan melakukan ekspansi ke Jawa Tengah dengan mendirikan pabrik baru. Emiten dengan kode saham PBID itu, memperkirakan pembangunan pabrik baru dapat berlangsung pada kuartal I-2019 setelah proses izin dan legalitas tanah selesai.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI yang dikutip kemarin emiten dengan kode saham PBID itu, membeli tanah seluas 12 hektare yang berlokasi di Desa Pesucen, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Transaksi terjadi pada 9 Januari 2019.

(AM)