MNC Studios Bidik Dana hingga Rp1 Triliun Melalui IPO Saham

Bareksa • 08 May 2018

an image
Karyawan melintas di antara monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3). IHSG pada perdagangan pekan ini ditutup melemah 16,95 poin atau 0,27 persen ke level 6.304,95. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Perseroan akan menerbitkan 1,56 miliar saham dengan harga penawaran Rp500-650 per saham

Bareksa.com - PT MNC Studios International membidik dana Rp780 miliar hingga Rp1 triliun melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Perseroan akan menerbitkan sebanyak 1,56 miliar saham atau setara 30 persen dari modal disetor kepada publik dengan harga penawaran Rp500-650 per saham.

Manajemen MNC Studios International mengungkapkan perseroan berencana menggunakan dana hasil penawaran umum untuk membayar utang dan ekspansi. Serta pelunasan surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) syariah ijarah I MNC Pictures tahun 2018.

“Serta mengakuisisi bisnis channels,” jelas manajemen dalam keterangan resmi, Selasa, 8 Mei 2018.

Manajemen MNC Studios mengatakan perseroan juga akan menggunakan dana IPO saham untuk mengembangkan movie land di kawasan Lido, Jawa Barat.

Selanjutnya, perseroan akan menggunakan dan IPO saham untuk mengakuisisi atau membentuk rumah produksi melalui usaha patungan (joint venture/JV) dengan pihak lain.

Perseroan berencana melakukan akuisisi atau JV untuk meningkatkan kapasitas produksi konten di masa depan. MNC Studios Internasional telah menunjuk MNC Securities, CGS CIMB, dan Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi (underwriter).

MNC Studios Internasional merupakan perusahaan konten terbesar di Indonesia. Perseroan adalah bagian dari MNC Group yang merupakan grup media terbesar dan paling terintegrasi di Asia Tenggara.

Lini bisnis utama MNC Studios International adalah rumah produksi, advertising agency, dan manajemen bakat. Industri konten telah berkembang dan MNC Studios International bersiap meraup peluang ini.

Pendapatan konten perseroan tidak hanya berasal dari konten FTA, tetapi juga dari platform digital di Indonesia dan luar negeri. MNCS saat ini memiliki lebih dari 4.000 episode konten yang terdiri dari : serial drama, FTV dan animasi, yang tersedia untuk dijual ke FTA, TV berbayar dan OTT.

Konten yang diproduksi Juga memiliki built-in advertising yang dibawakan oleh artis atau dalam bentuk virtual ads, sehingga memberikan pendapatan tambahan bagi perseroan. MNCS saat ini merupakan pemasok utama serial drama untuk stasiun TV MNC Group.

Pada 2017, MNC Studios membukukan pendapatan Rp1,1 triliun, meningkat 59 persen dibandingkan 2016 yang sebesar Rp698 miliar. Pertumbuhan rata-rata majemuk tahunan (compound average growth rate/CAGR) pendapatan perseroan sejak 2015 hingga 2017 adalah 46 persen.

Sementara itu, EBITDA untuk tahun 2017 mencapai Rp168 miliar, mewakili margin EBITDA 15,1 persen, meningkat 110 persen bila dibandingkan 2016 sebesar Rp80 miliar. EBITDA CAGR perseroan dari 2015 - 2017 adalah 121 persen.

Laba bersih naik jadi Rp122 miliar, bertumbuh 126 persen, dibandingkan 2016 yang sebesar Rp54 miliar. (AM)