ITMG Bagikan Dividen Rp1.840 per Saham, Berapa Yield-nya?

Bareksa • 26 Mar 2018

an image
Pekerja membersihkan layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Rabu (21/3). IHSG ditutup menguat 1,11 persen atau 69,25 poin ke level 6.312,83. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Dividend yield ITMG untuk dividen penuh 2017 mencapai 10,87 persen

Bareksa.com - Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) terus menguat di tengah pasar yang sedang tertekan. Hal ini seiring dengan rencana emiten tambang batu bara tersebut untuk membagikan dividen yang setara dengan seluruh laba bersihnya pada tahun 2017.

Seperti diberitakan Kontan, emiten yang memiliki kode emiten ITMG ini akan membagikan atau menebar dividen final yang akan didistribusikan pada tanggal 20 April 2018 mendatang. Emiten yang bergerak di sektor mining tersebut akan memberikan dividen final sebesar US$ 252 juta kepada pemegang saham. Angka tersebut hampir 100 persen dari laba bersih perusahaan pada tahun 2017.

Dari total jumlah tersebut, ITMG telah membagikan sebesar US$ 105 juta atau Rp 1.300 per lembar saham sebagai dividen interim pada tanggal 21 November 2017 lalu. Sementara itu, sisa dividen yang sebesar US$ 147 juta atau Rp1.840 per lembar saham ini akan didistribusikan pada tanggal 20 April 2018 mendatang. Sedangkan sisa dari dividen yang tidak dibagikan tersebut, yakni sebesar US$ 703 ribu akan perusahaan sendiri.

Bila dijumlahkan, total dividen untuk tahun 2017 itu mencapai Rp3.140. Dengan menggunakan harga penutupan Jumat (23 Maret 2018) pada Rp28.900, maka dividend yield ITMG mencapai 10,87 persen. Namun, bila dihitung hanya dividen ini tanpa interim, maka dividend yield ITMG sebesar 6,37 persen.

Rasio dividend yield -- yang membandingkan nilai dividen terhadap harga saham -- tersebut menunjukkan keuntungan dari dividen tunai yang diterima seorang investor dengan modal yang dikeluarkan pada saat membeli saham tersebut.

Sebagai informasi, ITMG telah berhasil membukukan laba bersih selama tahun 2017 sebesar US$ 252,7 juta. Nilai tersebut naik mencapai 93 persen dibanding pencapaian tahun 2016 yang sebesar US$ 131 juta.

Sebagai catatan, pada tahun 2016, ITMG memberikan dividen final sebesar US$ 130,5 juta kepada pemegang saham atau setara dengan 99,84 persen dari laba bersih pada tahun 2016 yang sebesar US$131 juta.

Sejalan dengan keputusan pembagian dividen ini, saham ITMG pun melesat sebesar 1,9 persen atau mencapai level Rp 28.900 per lembar saham  pada

umat (23 Maret 2018) dari harga penutupn pada kamis kemarin (22 Maret 2018) yakni Rp 28.375. Dengan volume transaksi sebesar 1,65 juta dan kapitalisasi pasar sebesar 31,6 triliun.

Padahal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedang terseok-seok atau mengalami tekanan selama beberapa pekan terakhir. Mengakhiri pekan keempat di bulan Maret 2018, IHSG kembali tercatat melemah 1,49 persendi level 6.210,7.

Sementara itu, selama sepekan terakhir saham ITMG terus mengalami penguatan. Selain itu, ITMG masih memiliki chance utk kembali penguatan ini mengingat adanya katalis positif ini. (hm)

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui saham mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami kinerja keuangan saham tersebut.