Begini Kinerja 10 Saham Penghuni Baru Bursa 2016

Bareksa • 06 Sep 2016

an image
PSOB Laksmini, salah satu kapal milik PT Sillo Maritime Perdana Tbk (Company)

MTRA, SHIP dan CASA sudah tumbuh lebih dari 50 persen sejak pertama diluncurkan

Bareksa.com - Sepanjang awal tahun hingga Agustus 2016, Bursa Efek Indonesia sudah kedatangan 10 penghuni baru, yang sebagian besar menunjukkan kinerja positif sejak pertama kali tercatat (listing). Menariknya, beberapa saham sudah bisa mengalahkan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang mencatat return sebesar 16,63 persen year to date.

Tiga di antara 10 saham baru tersebut bahkan sudah tumbuh lebih dari 50 persen sejak diluncurkan hingga 31 Agustus 2016. Tiga saham tersebut adalah PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA), PT Sillo Maritime Tbk (SHIP), dan PT Capital Finance Indonesia Tbk (CASA).

Saham MTRA yang baru diperdagangkan sejak 10 Februari 2016 telah naik 67,57 persen menjadi Rp310 dari harga penawaran perdana Rp185 per saham. Sepanjang tercatat di bursa, saham MTRA sempat menyentuh level tertingginya Rp370 per saham pada 11 Mei 2016 sementara level terendah Rp189 per saham terjadi pada 4 April 2016.

Yang lebih fantastis lagi adalah saham SHIP. Dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 Juni 2016, saham SHIP sudah tumbuh 141,43 persen per 31 Agustus 2016 jika dibandingkan harga penawaran perdana Rp140 per saham. Pada 24 Juni 2016, saham SHIP menyentuh level tertinggi Rp650, atau hampir lima kali harga penawarannya. Sementara itu, sepanjang tiga bulan diperdagangkan, saham emiten perkapalan ini menyentuh level terendah di Rp157 per saham pada 16 Juni 2016.

Begitu juga dengan saham CASA. Mulai diperdagangkan pada 19 Juli 2016 dengan harga Rp135 per saham, pada 31 Agustus 2016 harganya telah naik 181,48 persen menjadi Rp380 per saham. Bahkan, saham CASA sempat menyentuh level tertinggi pada Rp387 dengan level terendah Rp160 per saham.

Tabel: Kinerja saham baru tahun ini hingga 31 Agustus 2016

Sumber: Bareksa.com

Meskipun demikian, di antara 10 pendatang baru itu ada satu saham yang mencatatkan return negatif sejak awal diluncurkan, yakni PT Bank Ganesha Tbk (BGTG). Harga saham sektor keuangan ini minus 4,85 persen menjadi Rp98 dibandingkan Rp130 pada saat pertama kali ditawarkan di bursa. (hm)