
Bareksa.com- Pada perdagangan hari ini, Senin 18 Juli 2016, asing terpantau banyak melakukan beli bersih (net buy) saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). Hingga pukul 11.00 WIB, investor asing melakukan pembelian bersih hingga Rp60 miliar, nilai tersebut setara dengan 55 persen seluruh net buy asing di pasar saham siang ini yang mencapai Rp108 miliar.
Tingginya aksi beli asing terhadap saham PGAS seiring dengan keluarnya Keputusan Menteri (Kepmen) Energi dan Sumber Daya Mineral No.4975 K/12/MEM/2016, PGAS dan PT Pertamina harus membangun bersama infrastruktur gas berikut penunjangnya secara bersama-sama. Pemerintah menugaskan kepada Pertamina dan PGN agar membangun dan mengoperasikan secara bersama pipa gas ruas Duri-Dumai.
Harga saham PGAS pun ikut melejit hingga 6,8 persen menjadi Rp2.840 pada pukul 10.59 WIB dari sebelumnya Rp2.660.
Grafik: Pergerakan Harga Saham PGAS Secara Intraday
Sumber: Bareksa.com
Asing paling banyak melakukan pembelian bersih melalui broker Maybank Kim Eng Securities (ZP) dengan memborong 205 ribu lot, pada harga rata-rata Rp2.782,1 per saham dengan total nilai Rp57,3 miliar. Nilai tersebut setara 16 persen dari seluruh transaksi saham PGAS yang mencapai Rp362 miliar.
Sementara pembeli terbesar berikutnya adalah broker OCBC Sekuritas (TP) yang membeli 109 ribu lot saham, pada harga rata-rata Rp2.778,5 per saham senilai Rp30,4 miliar.
Credit Suisse Securites juga ikut melakukan pembelian saham PGAS sebanyak 37 ribu lot senilai Rp10,4 miliar, di harga rata-rata Rp2.801,9.