Dua Sekuritas Asing Turunkan Target Price, Saham PGAS Anjlok 5,6%

Bareksa • 07 Aug 2015

an image
Petugas PT Perusahaan Gas Negara Tbk di Stasiun Transmisi Bojonegara, Banten (Company)

Goldman Sachs menargetkan harga saham PGAS Rp3.500

Bareksa.com - Harga saham PT Perusahaan Gas Negara  Tbk (PGN) hari ini Jumat 7 Agustus 2015, anjlok 5,6 persen diduga setelah dua analis asing menurunkan (downgrade) target price saham perusahaan distributor gas milik pemerintah tersebut. Target harga diturunkan karena dikabarkan laba PGAS pada kuartal II-2015 menurun lebih dari 50 persen menjadi $97 juta dibanding kuartal II-2014 senilai $200,5 juta

Harga saham emiten berkode PGAS itu anjlok menjadi Rp3.635 pada penutupan sesi I dari penutupan perdagangan kemarin  Rp3.850.

Nikhil Bhandari, analis Goldman Sachs menurunkan target harga saham PGAS menjadi Rp3.500 pada 4 Agustus 2015. Target harga itu turun dari sebelumnya Rp3.700 pada 8 Mei, sehingga Goldman Sachs pun merekomendasikan jual saham PGAS.

Selain Goldman Sachs, Nomura Securities juga menurunkan target price saham PGAS pada 5 Agustus 2015 menjadi Rp4.980 dari sebelumnya Rp5.750 pada 7 Juni. Namun, rekomendasi dari analis Nomura Securities, June Ng tetap beli.

Dari pantauan Bareksa, hingga siang ini CitiGroup Securities (CG) menjadi broker penjual bersih terbesar saham PGAS, dengan jumlah saham yang dijual sebanyak 22 ribu lot atau senilai Rp8,1 miliar. Nilai transaksi yang dilakukan oleh CG setara dengan 15,2 persen total transaksi PGAS hari ini yang mencapai Rp53 miliar

Selain CG, Mandiri Sekuritas (CC) juga menjadi penjual terbesar kedua saham PGAS, dengan penjualan sebanyak  21,5 ribu lot senilai Rp7,9 miliar.

Pergerakan Harga Saham PGAS Secara Intraday

Sumber: Bareksa.com