Bareksa.com - PT Freeport Indonesia akhirnya menentukan lokasi pembangunan smelter. Dilansir Reuters, induk usaha Freeport indonesia, McMoRan Inc telah memilih Gresik sebagai lokasi pembangunan Smelter.
Keputusan ini dibuat perusahaan tambang yang berbasis di Amerika tersebut untuk melengkapi persyaratan ekspor dengan pemerintah pada Juli 2014. Perusahaan memilih Gresik karena ketersediaan infrastruktur dan sebagai kesepakatan kerjasama dengan perusahaan pupuk BUMN Petrokimia Gresik.
Langkah ini diambil setelah hari selasa lalu Menteri ESDM Sudirman Said memperingatkan Freeport akan kehilangan izin ekspor konsentrat dari tambang di papua barat, kecuali perusahaan dapat menunjukan perkembangan pembangunan smelter akhir pekan ini.
Berdasarkan persetujuan dengan pemerintah pada Juli 2014, Freeport menyetujui untuk membayar jaminan pembangunan smelter sebesar $115 juta. Freeport juga berjanji untuk melakukan investasi lebih dari $15 juta untuk mengubah kompleks Grasberg menjadi tambang bawah tanah setelah tahun 2016.(al)