Biaya Produksi Sawit Capai 57% Dari Nilai Produksi; Harga CPO Naik 4%

Bareksa • 23 Dec 2014

an image
Seorang warga memperlihatkan biji kelapa sawit yang telah disortir di Desa Rantau Sakti, Rokan Hulu, Riau (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Biaya produksi rata-rata usaha perkebunan kelapa sawit tahun 2014 per hektar mencapai Rp9,7 juta

Bareksa.com – Biaya produksi rata-rata usaha perkebunan kelapa sawit tahun 2014 per hektar mencapai Rp9,7 juta atau 57,05 dari total nilai produksi. Ongkos produksi ini lebih kecil jika dibandingkan perkebunan karet dan tebu yang masing-masing mencapai 71,54 persen dan 77,98 persen.

Pada perkebunan kelapa sawit, komponen biaya terbesar berasal dari tenaga kerja yang mengkontribusi 31,71 persen dari total biaya produksi. Lalu diikuti dengan biaya sewa lahan 30,97 persen dan biaya proses pemanenan 19,85 persen.

Sementara berdasarkan data produksi salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), setiap satu hektar lahan dapat menghasilkan 20,26 ton tandan buah segar sepanjang Januari-November 2014. Meningkat 6,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Grafik. Pergerakan Harga CPO

 

Sumber: Bareksa.com

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil / CPO) internasional kemarin kembali naik 4 persen menjadi RM2.171 per ton dibanding tiga bulan lalu, berdasar pada data Bareksa.

Dalam tiga bulan terakhir, harga tertinggi terjadi pada 3 November 2014 lalu, yakni mencapai RM2.336  per ton. (np)

 

.