Masterplan Giant Sea Wall DKI Dibantu Korea: Investor

Bareksa • 18 Sep 2014

an image
Panorama Saemangeum, Giant Sea Wall di Korea Selatan - (Wikipedia)

Pembangunan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (NCICD) ini memiliki nilai investasi Rp300 T

Bareksa.com - Korea Selatan menyatakan siap membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam pembuatan masterplan atau rencana induk tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall (GSW) di pesisir utara Jakarta.

Pasalnya, Korsel memiliki pengalaman dalam pembangunan tanggul raksasa yang bernama Saemangeum. "Sekarang Korea ingin dukung untuk bantu membuat masterplan. Korea bisa jadi contoh yang bagus," kata Taiyoung Cho, Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia.

Pembangunan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (National Capital Integrated Coastal Development/NCICD) ini memiliki nilai investasi sebesar Rp300 triliun dan akan dimulai pada awal Oktober yang akan terbagi menjadi 3 tahap.

Tahap A adalah reklamasi 17 pulau serta peninggian dan penguatan tanggul laut pantura sepanjang 63 km, tahap B adalah pembangunan konstruksi tanggul terluar, dan tahap C adalah pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall.

Diharapkan Tahap A bagian peninggian dan penguatan tanggul dapat diselesaikan dalam waktu tiga tahun. Sedangkan untuk keseluruhan pembangunan NCICD diharapkan sudah dapat rampung sebelum tahun 2024. (NP)


Investor Daily, hal 11