
Bareksa.com - Setelah semalam calon presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa pemerintah perlu membeli kembali saham PT Indosat Tbk yang dulu pernah dijual ke investor asing, harga saham persuhaan berkode ISAT ini mengalami rebound hari ini. Apakah ini Jokowi effect?
Hari ini, saham Indosat sempat naik sebesar 4,31 persen dari harga penutupan hari Jumat, yakni pada jam 09.01 wib, 23 Juni 2014, harga saham Indosat diperdagangkan pada harga Rp3.870 per lembar.
Hingga jam 14.44 wib, harga saham Indosat diperdagangkan pada harga Rp3.795 per lembar naik 2,29 persen dari harga penutupan Jumat lalu yakni Rp3.710 per lembar.
Sekitar 41 persen saham ISAT dijual oleh pemerintah ke ST Telemedia tahun 2002, sebelum perusahaan telekomunikasi asal Singapura ini menjual kembali sahamnya ke Qatar Telecom pada tahun 2008.
Calon presiden Prabowo Subianto menganggap penjualan yang dilakukan oleh pemerintahan yang saat itu dipimpin Megawati Soekarnoputri merupakan keputusan yang tidak strategis dan tidak nasionalis.
Jokowi, calon presiden yang diusung oleh partai PDI-P pimpinan Megawati, menjawab bahwa saat penjualan Indosat, ekonomi Indonesia belum baik, dan APBN kita masih berat akibat dampak krisis tahun 1998.
"Soal penjualan Indosat klausul jelas. Bisa kita ambil kembali. Hanya kita belum lakukan," ungkap Jokowi. (QS)
Grafik Harga Saham PT Indosat Tbk (ISAT)
Sumber : Bareksa.com